26 Terduga Teroris Ditahan di Rutan Teroris Cikeas

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 04 Februari 2021
26 Terduga Teroris Ditahan di Rutan Teroris Cikeas

Didampingi tim Densus 88 Antiteror Polri, seorang teroris Jamaah Ansharut Daulah asal Sulawesi (tengah) tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (4/2). Foto: Humas Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polri menerbangkan 26 terduga teroris yang berhasil ditangkap di Sulawesi Selatan, Makassar dan Gorontalo ke Jakarta.

Sesampainya di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, mereka ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) khusus tindak pidana terorisme di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga

26 Terduga Teroris yang Pernah Berbaiat ke ISIS Dibawa dari Makassar ke Jakarta

"Di Rutan khusus Teroris di Cikeas," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono di Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (4/2).

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono di Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (4/2).
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono di Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (4/2). Foto: Istimewa

Rusdi menjelaskan, kelompok teroris yang bermana Ihwal Pakuato ini merupakan kelompok teroris yang berafiliasi dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi dengan ISIS.

Kelompok ini, sambung Rusdi, telah mempersiapkan diri melakukan tindak pidana teroris seperti melakukan latihan fisik beladiri kemudian juga memanah melampar pisau dan menembak dengan senapan angin.

Tidak cukup sampai disitu, kelompok ini juga memiliki keahlian untuk merakit bom. Bahkan sudah mempersiapkan pengantin (pelaku bom bunuh diri). Mereka merencanakan kegiatan penyerangan Mako Polri terus rumah dinas Polri dan rumah pejabat di Gorontalo.

"Selain itu juga berencana melakukan aksi perampokan pada bebeberapa toko disekitar Gorontalo," jelas Rusdi.

Kemudian, mereka juga mempelajari cara memanah, melempar pisau dan menembak dengan senapan angin.

Kelompok ini juga memiliki keahlian untuk merakit bom. Bahkan, mereka telah mempersiapkan pengantin-sebutan bagi pelaku bom bunuh diri.

Dengan didampingi tim Densus 88 Antiteror Polri, seorang teroris Jamaah Ansharut Daulah asal Sulawesi (tengah) tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (4/2/2021).
Dengan didampingi tim Densus 88 Antiteror Polri, seorang teroris Jamaah Ansharut Daulah asal Sulawesi (tengah) tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (4/2/2021). Humas Polri

Selain itu, Rusdi menyebut sebanyak 19 dari 26 tersangka teroris itu juga merupakan anggota FPI di Makassar.

"Sebanyak 19 orang merupakan bagian atau menjadi anggota FPI di Makassar. Mereka sangat aktif dalam kegiatan FPI di Makassar," tandas Rusdi. (Knu)

Baca Juga

Polri Dalami Kaitan Salah Satu Terduga Teroris dengan Aliran Dana Rekening FPI

#Teroris
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
ShowBiz
Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dituduh menyatakan kesetiaan kepada Islamic State, membuat bahan peledak, dan mencoba membeli senjata secara ilegal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
 Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Indonesia
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Pelaku menggunakan akun email milik mantan pacarnya dan mengaku sebagai dirinya. Hal ini dilakukan untuk mengelabui agar identitas aslinya tak terlacak.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Dunia
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
AS juga menuding para pemimpin Ikhwanul Muslimin telah lama memberikan dukungan material kepada Hamas.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Indonesia
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Densus 88 Anti Teror mengungkapkan fakta mengejutkan ada 110 anak yang diduga direkrut ke dalam jaringan teroris sepanjang 2025 lewat permainan game online.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Indonesia
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Para tersangka itu merekrut anak dan pelajar dengan memanfaatkan ruang digital, mulai dari media sosial, gim online, aplikasi pesan hingga situs tertutup.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Indonesia
Menko Yusril Sebut Pengadilan Militer AS Akan Adili Hambali Bulan Depan
Yusril menyebut pemerintah tidak menetapkan target waktu penyelesaian, karena hal ini tidak termasuk prioritas yang harus segera dirampungkan.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 Oktober 2025
Menko Yusril Sebut Pengadilan Militer AS Akan Adili Hambali Bulan Depan
Indonesia
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Mereka diketahui aktif menyebarkan propaganda serta ajakan melakukan aksi teror melalui media sosial, baik dalam bentuk unggahan tulisan, gambar, maupun video yang mengarah pada dukungan terhadap Daulah ISIS.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Indonesia
785 Korban Terorisme Telah Terima Kompensasi Dari Negara, Tertinggi Rp 250 Juta
Pada tahun 2025, jumlah korban yang masih aktif dalam layanan LPSK tercatat sebanyak 30 terlindung per Agustus,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Agustus 2025
785 Korban Terorisme Telah Terima Kompensasi Dari Negara, Tertinggi Rp 250 Juta
Bagikan