24 Juta Perempuan Indonesia Jadi Korban Kekerasan Dalam Segala Bentuk
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise, saat di Surabaya, Minggu (27/8). (MerahPutih.com/Budi Lentera)
MerahPutih.com - Sedikitnya ada 24 juta perempuan di Indoensia telah mengalami kekerasan. Dan di Jawa Timur, angkanya masih cukup tinggi meskipun ada penurunan. Hal tersebut disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise, saat di Surabaya, Minggu (27/8).
Dirincikannya, jumlah kekerasan perempuan dan anak di Jawa Timur pada tahun 2015, mencapai 672 kasus. Dan di pada 2016, mencapai 600 kasus. "Kalau nasional, angkanya cukup banyak. Puluhan juta. Sayangnya untuk jumlah kekerasan anak, saya belum memiliki data valid.“ ujarnya.
Yang jelas menurut dia, jumlah perempuan yang mengalami kekerasan mencapai 24 juta. Mereka menderita kekerasan dalam segala bentuk dan masih mengalami trauma.
Namun, untuk anak-anak, pihaknya telah bekerjasama dengan Badan Statistik untuk melakukan sensus. Mulai, bentuk kekerasan, apakah itu fisik, psikis, seksual, maupun penelantaran anak-anak, yang nantinya hasil tersebut baru bisa diketahui pada tahun 2018.
Untuk menekan angka kekerasan perempuan dan anak yang masih tinggi itu, kata Yohana, kementerian sudah menerapkan berbagai upaya. Diantaranya, menggerakkan semua elemen masyarakat untuk melindungi perempuan dan anak.
"Elemen-elemen ini membantu kementerian untuk melakukan sosialisasi-sosialisasi di daerah-daerah terpencil. Termasuk adanya elemen perlindungan anak berbasis masyarakat." lanjutnya
Elemen tersebut, selain melakukan sosialisasi, juga menyelesaikan semua persoalan kekerasan dengan cara kekeluargaan. Namun, jika tidak bisa diselesaikan, maka kasusnya akan dibawa ke ranah hukum.
Sejauh ini, masih kata Yohana, masyarakat memang sudah mulai sadar. Bahkan, anak-anak sudah berani melapor, baik di sekolah maupun dalam keluarga ketika mengalami kekerasan. (budi lentera)
Bagikan
Thomas Kukuh
Berita Terkait
Kapolri Luncurkan Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak Serta Pidana Perdagangan Orang di 11 Polda dan 22 Polres
Temuan Densus 88, Anak-Anak yang Marah saat Dilarang Main Ponsel Terindikasi Terpapar Paham Terorisme
Kasus Kekerasan Seksual Cenderung Meningkat di Kota Solo, Persetubuhan Anak Paling Banyak Dilaporkan
Fenomena Gunung Es Kekerasan Anak di DKI Bikin Merinding, DPRD Tekankan Tiga Jurus yang Wajib Sekolah Jalankan
Pemprov DKI Luncurkan Kanal Aduan Lengkap untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Korban Kekerasan Anak Meningkat, Komisi XIII DPR Minta Pendampingan Psikologis Diperkuat
Korban Kekerasan Seksual Anak Minta Elon Musk Hapus Tautan ke Gambarnya, Pihak Penjual Terdeteksi Berlokasi di Jakarta
Tega! Kepala Sekolah di Maluku Cabuli Siswa SD di Kebun Warga Hingga Hamil
Politikus DPR Desak Pemerintah Segera Blokir Roblox, Jerumuskan Masa Depan Anak ke Tindak Kekerasan
4 Anak Diduga Alami Kekerasan di Boyolali, Dikurung dan Dirantai