MerahPutih.com - Sebanyak 207 Warga Negara Indonesia (WNI) harus menjalani karantina di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur sepulang dari luar negeri. Langkah itu diambil guna menekan penyebaran penularan COVID-19 yang lebih meluas.
"Sebagian sudah kembali dan saat ini yang berada di Asrama Haji tinggal 207 WNI," kata Dandim 0505 Jakarta Timur Kolonel (Inf) Muhammad Mahfud As'at di Jakarta, Selasa (19/5).
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Tes Corona di Bandara Soetta Dimintai Duit Rp550 Ribu
Mahfud mengatakan, WNI yang dikarantina bekerja sebagai pekerja migran Indonesia, pelajar, anak buah kapal (ABK) dan lain-lain di luar negeri.
"Semua WNI yang ditampung di Asrama Haji ada dari ABK, TKI dan pelajar yang magang di luar negeri," tuturnya.
Tak hanya karantina, lanjut Mahfud, mereka harus menjalani tes swab sebagai langkah untuk memastikan apakah seluruh WNI yang dikarantina apakah aman dari COVID-19 atau tidak.
Baca Juga:
Abaikan PSBB, Polisi Ancam Bubarkan Keramaian di Pusat Perbelanjaan
"Ketika tiba di pelabuhan dan bandara meraka telah menjalani rapid test. Kemudian saat dikarantina mereka juga menjalani tes swab. Jika hasilnya positif maka langsung dikirim ke rumah sakit rujukan," tutupnya. (Asp)
Baca Juga: