200 Personel Diterjunkan Perbaiki Rel KA Pangrango yang Longsor
Sejumlah personel dikerahkan PT KAI Daops I Jakarta memperbaiki jalur perlintasan KA Pangrango yang tergerus longsor. (Antara/Dok/Humas Daops I Jakarta)
Merahputih.com - PT KAI mengerahkan 200 personel untuk memperbaiki rel Kereta Api (KA) Pangrango jurusan Sukabumi-Bogor maupun sebaliknya di Kampung Cicewol, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tepatnya antara stasiun Parung Kuda-Cicurug di KM 28+2/3, yang tergerus longsor.
"Ratusan personel yang kami kerahkan untuk memperbaiki perlintasan KA di Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug ini untuk memaksimalkan penanganan longsor sepanjang sekitar 15 meter," ujar Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa, Sabtu (7/12).
Selain mengerahkan personel untuk perbaikan jalur perlintasan KA Pangrango, PT KAI pun menerjunkan sejumlah alat berat untuk mempercepat dan mempermudah perbaikan agar pelayanan transportasi massal ini bisa kembali normal.
Baca Juga:
Diduga Terlibat Aksi Mujahid 212, Purnawirawan TNI AL Sony Santoso Ditahan
Hingga saat ini perbaikan masih dilakukan seperti pembuatan konstruksi penyangga pemadatan tanah di lokasi longsor serta pengerukan lumpur menggunakan ekskavator di lokasi bencana.
Selain itu, material berupa pilar penyangga, bantalan kayu, rel baja untuk penguat jalur dan batu balas pun telah disiapkan. Dalam upaya perbaikan ini pihaknya juga berkoordinasi dengan Satuan Kerja Direktorat Jendral Kereta Api Kementerian Perhubungan.
PT KAI Daop 1 Jakarta terus berupaya untuk meminimalisir gangguan perjalanan kereta api (KA) di lintas Bogor-Sukabumi melalui sejumlah upaya pada proses perbaikan agar dapat segera selesai dan jalur dapat kembali dioperasikan untuk pelayanan.
"Akibat longsor ini seluruh perjalanan KA Pangrango baik dari Sukabumi menuju Bogor maupun sebaliknya dibatalkan dan kepada calon penumpang kami meminta maaf atas gangguan ini," tambahnya.
Sebelumnya, jalur KA Sukabumi-Bogor antara stasiun Parung Kuda-Cicurug di KM 28+2/3 tepatnya di Kampung Cicewol, Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi tergerus longsor pada Jumat, (6/12) sekitar pukul 20.30 WIB yang mengakibatkan jalur anjlok.
Baca Juga
Meskipun tidak ada korban jiwa pada peristiwa bencana ini tetapi, bencana ini mengakibatkan pelayanan transportasi umum massal iini terganggu dan seluruh jadwal perjalanan KA Pangrango pada Sabtu, (7/11) dibatalkan. (*)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Longsor di Gunung Slamet Dibantah Akibat Aktivitas Penambangan
48 Rumah Warga Korban Longsor Cisarua Bakal Direlokasi, Segera Dapat Huntara
Stasiun Jatake Sudah Dibuka, ini Rute Lengkap KRL Tanah Abang–Rangkasbitung
Stasiun Jatake Resmi Beroperasi, Akses Warga Serpong dan Sekitarnya Kini Jadi Lebih Mudah
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
30 Kantong Jenazah Terindentifikasi, 48 Kantong Korban Longsor Cisarua Sudah Ditemukan
Tiket Kereta Api Jarak Jauh untuk Lebaran 2026 Bisa Dipesan Hari Ini, Begini Skema Pemesanannya
Gempa Pacitan tak Ganggu Operasional, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Api Kembali Normal
Tim SAR Tetapkan Masa Pencarian Korban Longsor Cisarua 14 Hari, Laporan Hilang Capai 108
2 Bhabinkamtibmas Meninggal Saat Hendak Menolong Korban Longsor Cisarua, Kapolri Berduka