2 Wilayah di Sumut Diguncang Gempa Pagi ini
Ilustrasi (Foto: pixabay/tumisu)
MerahPutih.com - Gempa bumi mengguncang wilayah Sumatera Utara. Yang pertama, gempa dengan magnitudo 5,6 ’menggoyang’ Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Selasa (18/3) sekitar pukul 05.23 WIB.
Gempa ini berlokasi di titik koordinat 0,47 derajat lintang utara dan 98.93 derajat bujur timur.
Pusat gempa berada di laut sekitar 83 kilometer arah barat daya Mandailing Natal pada kedalaman 109 kilometer.
Baca juga:
Aktivitas Sesar Aktif Dasar Laut Pemicu Gempa Tektonik Dangkal di Lombok Tengah
“Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” bunyi peringatan BMKG dikutip dari laman resminya.
Gempa di Mandailing Natal getarannya dirasakan dalam skala III MMI di Pinangsori dan Padangsidimpuan. Belum diketahui dampak dari gempa ini.
Gempa juga mengguncang kawasan Tapanuli Utara. BMKG melaporkan gempa terjadi pada pukul 05.22 WIB.
Baca juga:
Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Seram Bagian Timur, BMKG Minta Masyarakat Tenang
Gempa di Tapanuli Utara memiliki kekuatan 5,5 magnitudo.
Pusat gempa berada di koordinat 1.99 LU, 99.12 BT atau 17 kilometer Tenggara Tapanuli Utara. BMKG memastikan gempa di Tapanuli Utara maupun di Mandailing Natal tidak berpotensi tsunami.
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
DPR Desak Pemerintah Peduli Terkait Isu Perubahan Iklim Buat Kurangi Bencana
100 Ribu Orang Terdampak Banjir Jawa, DPR Desak Pemerintah Serius Tangani Perubahan Iklim
Kebakaran Hutan Mengamuk Tewaskan 18 Orang, Chile Tetapkan Status Bencana saat Api Mengancam Kota-Kota
Transfer Daerah ke Aceh, Sumut dan Sumbar Tidak Jadi Dipotong, DPR: Percepat Pemulihan dari Bencana
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tengah Sabtu (17/1) Pagi, Tak Berpotensi Tsunami
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun