2 Rumah Warga Cugenang Tertimbun Longsor setelah Gempa Cianjur M 4.0

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 29 Maret 2023
2 Rumah Warga Cugenang Tertimbun Longsor setelah Gempa Cianjur M 4.0

Dua rumah warga di Kampung Lebak Benjod, Desa Benjod, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, tertimbun longsor setelah gempa 4.0. ANTARA/Ahmad Fikri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dua rumah warga di Desa Bejod, Kecamatan Cugenang, tertimbun longsor setelah gempa 4.0 magnitudo mengguncang sebagian besar wilayah Cianjur.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Rudi Wibowo menuturkan longsor yang terjadi beberapa jam setelah gempa disertai hujan lebat, warga melihat ada pergerakan tanah tebing setinggi 30 meter di belakang perkampungan hingga akhirnya longsor.

Baca Juga

Gempa M 4,0 di Cianjur Dipicu Aktivitas Sesar Cugenang

"Beruntung pemilik sudah pindah ke rumah relokasi di Kecamatan Cilaku bersama keluarganya, sehingga kedua unit rumah dalam keadaan kosong. Tidak hanya bangunan rumah, longsor juga menimbun kandang sapi, pondok kayu dan jalan desa sepanjang tujuh meter," ujarnya di Cianjur, Rabu (29/3).

Pihaknya masih melakukan pendataan terkait kerusakan lain akibat longsor yang terjadi di Kampung Lebak Benjod, Desa Benjod, dimana 45 kepala keluarga direlokasi karena masuk dalam zona merah sesar Cugenang.

Baca Juga

Gempa Bumi M 5,2 Guncang Kulon Progo, Warga Solo Panik Keluar Ruangan

Bhabinkamtibmas Polsek Cugenang, Aipda Hilmi menuturkan, untuk jalan desa yang tertutup longsor, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk dilakukan evakuasi secara manual bersama warga agar dapat dilalui kendaraan karena merupakan jalan utama penghubung antardesa.

"Untuk rumah yang tertimbun dalam kondisi kosong karena sudah ditinggal pemilik sejak satu hari yang lalu. Sedangkan jalan desa yang merupakan jalan utama sedang diupayakan untuk dibuka kembali karena banyak dilalui kendaraan warga dari sejumlah desa," tuturnya.

Hingga Rabu malam, tambah Hilmi, pihaknya bersama warga masih berupaya menyingkirkan material longsor yang menutup landasan jalan sepanjang 7 meter dengan ketinggian 3 meter dengan target menjelang malam sudah dapat dilalui kendaraan.

"Kami juga meminta warga yang tidak direlokasi namun lokasi rumahnya dekat lokasi longsor untuk tetap siaga dan berhati-hati serta segera mengungsi jika hujan turun deras dengan intensitas lebih dari dua jam dan terjadi pergerakan tanah kembali meluas," pungkasnya. (*)

Baca Juga

Ekuador Dilanda Gempa Dahsyat, 12 Orang Tewas

#Gempa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bantuan Beras ke Korban Gempa NTT Capai Rp 139 Miliar, Dapat 5 Kg Per Jiwa Untuk 14 Hari Tanggap Darurat
Adapun 9,98 ribu ton tersebut terdiri dari alokasi 1,32 ribu ton yang merupakan program bantuan bencana dan 8,65 ribu ton yang merupakan program bantuan pangan beras reguler.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Bantuan Beras ke Korban Gempa NTT Capai Rp 139 Miliar, Dapat 5 Kg Per Jiwa Untuk 14 Hari Tanggap Darurat
Indonesia
Prabowo ke Kabupaten Nagekeo Tinjau Kondisi Warga Terdampak Gempa Bumi Flores
Kabupaten Manggarai Timur menjadi wilayah dengan jumlah korban luka terbanyak, yakni 239 orang mengalami luka berat dan 404 orang mengalami luka ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Prabowo ke Kabupaten Nagekeo Tinjau Kondisi Warga Terdampak Gempa Bumi Flores
Dunia
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah timur Jepang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Perairan Pulau Puah Sulawesi Tengah, Getaran Terasa hingga Gorontalo
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah perairan sekitar Sulawesi Tengah, Minggu (23/8) dini hari.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Perairan Pulau Puah Sulawesi Tengah, Getaran Terasa hingga Gorontalo
Merah Putih Kasih
JHL Foundation Bantu Warga Rukuramba Ende yang Tinggal di Tenda Darurat
Sebanyak 30 paket bantuan disalurkan JHL Foundation berisi beras 5 kilogram, telur, dan mi instan
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 Agustus 2026
JHL Foundation Bantu Warga Rukuramba Ende yang Tinggal di Tenda Darurat
Indonesia
Gempa M 5,2 Kembali Guncang Ruteng Manggarai Pagi Ini, BMKG Minta Warga Waspada
Gempa bumi magnitudo 5,2 guncang Ruteng, Manggarai, NTT hari ini. BMKG imbau warga waspada gempa susulan setelah catat ribuan getaran
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 Agustus 2026
Gempa M 5,2 Kembali Guncang Ruteng Manggarai Pagi Ini, BMKG Minta Warga Waspada
Indonesia
Masih Trauma Gempa Susulan, Warga Flores NTT Pilih Tidur di Bedeng Darurat
Warga Flores NTT masih dibayangi trauma gempa susulan hingga memilih tidur di bedeng darurat. Simak kisah warga Sikka dan aksi tanggap JHL Foundation di sini
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 Agustus 2026
Masih Trauma Gempa Susulan, Warga Flores NTT Pilih Tidur di Bedeng Darurat
Indonesia
Bio Farma Kirim 3.000 Dosis Vaksin Tetanus Difteri Buat Lindungi Kesehatan Relawan Bencana NTT
Penyaluran vaksin tersebut dilakukan sesuai kebutuhan serta ketentuan pelayanan kesehatan di wilayah terdampak bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
Bio Farma Kirim 3.000 Dosis Vaksin Tetanus Difteri Buat Lindungi Kesehatan Relawan Bencana NTT
Indonesia
PDIP Kirim Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa NTT
RS Apung Laksamana Malahayati memiliki berat GT (Gross Tonage) 262 ton, berukuran panjang 30 meter dengan lebar 9 meter dan ketinggian dtaft 2 meter. Kapal itu memiliki kecepatan maksimal 7 knot.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
PDIP Kirim Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa NTT
Indonesia
BAZNAS Proyeksikan Kerugian Akibat Gempa Bumi di NTT Rp 2,2 Triliun
Angka itu berasal dari kajian Damage and Loss Assessment (DALA) Direktorat Riset, Kajian, dan Pengembangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berdasarkan data hingga 18 Agustus 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
BAZNAS Proyeksikan Kerugian Akibat Gempa Bumi di NTT Rp 2,2 Triliun
Bagikan