16 Provinsi Bertanding di Kejurnas Barongsai 2022

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 08 Oktober 2022
16 Provinsi Bertanding di Kejurnas Barongsai 2022

Tim Barongsai Provinsi Jawa Tengah. Foto: Eljohnnews.com

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Barongsai 2022 digelar di Sleman City Hall, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kejurnas Barongsai yang memperebutkan Piala Piala Raja Hamengkubuwono X dan Piala KASAD ini berlangsung Sejak Jumat (7/10) hingga Minggu (9/10).

Baca Juga

Rakernas III FOBI Rapatkan Barisan Sukseskan Cabor Barongsai di PON 2024

Ada 13 nomor yang dipertandingkan dalam Kejurnas ini dengan 16 provinsi yang tampil menjadi peserta.

Pada hari pertama, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) memborong empat medali yang terdiri dari dua medali emas, masing-masing di nomor Naga Taolu Bebas dan Naga Halang Rintang. Sedangkan dua medali lain adalah medali perak dari nomor Naga Kecepatan dan Pekingsai Kecepatan.

Kejurnas Barongsai 2022 di Sleman City Hall, Yogyakarta, Sabtu (8/10). Foto: Eljohnnews.com

Medali emas pada nomor Naga Taolu Bebas, atlet Jawa Tengah berhasil mengumpulkan nilai 9.02, mengalahkan sejumlah provinsi lain yang ikut dalam nomor ini, termasuk tuan rumah yakni DIY yang hanya meraih nilai 8,96.

"Yang pasti latihan-latihan kita latihan terus, intensif, kemudian gerakannya kita mengikuti semua, meski masih ada kekurangan. Tetapi secara keseluruhan kami sudah meningkatkan kemampuan kami, kecepatan kami bahkan kerapian kami dari event yang sebelumnya," kata pengurus FOBI Jawa tengah bidang pelatihan Raynardus Rismawan dikutip Eljohnnews.com, Sabtu (8/10).

Baca Juga

Perayaan Cap Go Meh di Solo, Gibran Kasih Angpao Enam Barongsai

Lanjut Raynardus, prestasi yang diraih menjadi pemicu semangat atlet untuk mempertajam kemampuannya. Sebab, tahun depan akan banyak turnamen yang diikuti seperti turnamen tingkat provinsi dan PON XXI tahun 2024 di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

Prestasi yang sama juga diukir tim Provinsi DKI Jakarta. Kontingen Ibu Kota mendulang tiga medali yakni dua medali emas dan satu perak.

Dua medali emas yang diraih berasal dari nomor Naga Kecepatan dan Pekingsai Kecepatan. Sementara medali perak, didapatkan melalui nomor Pekingsai Taolu Bebas.

Di nomor Naga Kecepatan, atlet barongsai dari Jakarta mencetak waktu tercepat yakni 54 detik dan untuk nomor Pekingsai Kecepatan, waktu yang diraih 1 menit 20 detik. Sedangkan untuk nomor Pekingsai Taolu Bebas, hanya mampu mengumpulkan nilai 7.91.

Tim Barongsai DKI Jakarta. Foto: Eljohnnews.com

Manajer kontingen Provinsi DKI Jakarta Taufik Gunawan bersyukur tim DKI Jakarta dapat mengawali kejuaraan dengan hasil yang cukup memuaskan.

"Gembira ya perasaannya ini membuktikan bahwa hasil tidak pernah menghianati kerja keras," katanya.

Ia menuturkan, medali yang diraih tersebut menjadi motivasi para atlet agar terus berlatih untuk persiapan menghadapai PON XXI tahun 2024 di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

Ke depan, FOBI DKI Jakarta akan gencar melakukan regenerasi atlet-atlet barongsai. Hal ini penting agar dapat menumbuhkan atlet-atlet baru dan muda yang nantinya dapat mencetak lebih banyak lagi prestasi. (*)

Baca Juga

Lantik PB FOBI, KONI Pusat Harap Olahraga Barongsai Sukses di PON

#Barongsai #Sleman #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Fenomena api misterius lebih dari 90 kali muncul di Sleman. Pemkab tunggu hasil kajian tim UGM, BRIN, dan BPPTKG untuk tentukan langkah darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Bagikan