Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

1 Juta Warga Tinggalkan Sudan Akibat Perang Antara Militer dan RSF

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 04 September 2023
1 Juta Warga Tinggalkan Sudan Akibat Perang Antara Militer dan RSF

Pengungsi Sudan Selatan akibat konflik di Sudan. ( (ANTARA/Xinhua/Denis Elamu/Xinhua)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sudan dilanda perang antara militer dan RSF sejak April dalam sebuah konflik yang telah menewaskan lebih dari 3.000 warga sipil dan melukai ratusan ribu orang lainnya, menurut sumber medis setempat.

Pada Jumat (31/8) RSF mengklaim telah membunuh ratusan tentara militer Sudan dalam serangan di markas besar Pasukan Satuan Khusus militer di Omdurman di sebelah barat Khartoum.

Baca Juga:

Penembakan Membabi Buta di Sebuah Pasar Sudan, 34 Warga Sipil Tewas

Pihak militer tidak mengomentari klaim RSF, namun mengungkapkan bahwa pasukannya terus menembaki artileri sasaran RSF di seluruh Khartoum.

Berbagai kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi Arab Saudi dan Amerika Serikat gagal menghentikan kekerasan di negara tersebut.

Jutaan warga sipil mengungsi akibat bentrokan antara militer Sudan dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF).

"Sampai 29 Agustus sekitar 4,8 juta orang mengungsi di dalam dan di luar Sudan akibat konflik yang meletus pada 15 April," kata Kantor Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) lewat pernyataan.

PBB melansir, lebih dari 3,8 juta orang mengungsi di dalam negeri dan satu juta orang lainnya menyeberangi perbatasan untuk tiba di negara-negara tetangga.

"Orang-orang mengungsi di 18 negara," tulis pernyataan tersebut. Disebutkan pula bahwa hampir 72,3 persen pengungsi dalam negeri berasal dari Ibu Kota Khartoum.

Baca Juga:

Bentrok Bersenjata Milisi dan Militer Sudan Kembali Pecah

#Sudan Selatan #Perang #Afrika Barat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Iran Siap Perang Darat Jika AS Menginvasi Pulau Kharg
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), seperti dikutip kantor berita Tasnim, menyatakan akan segera memukul mundur segala upaya pasukan AS memasuki wilayah Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
 Iran Siap Perang Darat Jika AS Menginvasi Pulau Kharg
Dunia
Iran Serang Sistem Rudal Patriot Pangkalan AS di Kuwait
Kota pelabuhan Bandar Abbas, salah satu pusat perdagangan terpenting di Iran bagian selatan, dilaporkan hampir sepenuhnya terisolasi akibat pengeboman Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 19 Juli 2026
Iran Serang Sistem Rudal Patriot Pangkalan AS di Kuwait
Indonesia
Timur Tengah Memburuk, Pemerintah Siapkan Rencana Evakuasi Pekerja Migran
Pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif apabila situasi memburuk, termasuk skenario evakuasi dalam skala besar terhadap WNI yang berada di kawasan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Timur Tengah Memburuk, Pemerintah Siapkan Rencana Evakuasi Pekerja Migran
Indonesia
AS Serang Bushehr, Chabahar, Jask, Konarak, dan Bandar Abbas Iran, 50 Ribu Tentara Sudah di Timur Tengah
Trump telah memerintahkan blockade selat hormuz dan berencana menarik pungutan 20 persen dari kargo yang diangkut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
AS Serang Bushehr, Chabahar, Jask, Konarak, dan Bandar Abbas Iran, 50 Ribu Tentara Sudah di Timur Tengah
Dunia
Trump Dikabarkan Setujui Serangan ke Bandara Yaman, Sasar Pimpinan Hauthi Balik dari Iran
Mohammed al-Farah, anggota biro politik gerakan Houthi, mengatakan bahwa AS mendorong Arab Saudi menuju perang melawan Houthi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Trump Dikabarkan Setujui Serangan ke Bandara Yaman, Sasar Pimpinan Hauthi Balik dari Iran
Indonesia
Dalam 48 Jam, Iran Serang Pangkalan AS di Timur Tengah Dengan Rudal dan Drone Skala Besar
Ketegangan di kawasan meningkat dalam beberapa hari terakhir seiring saling balas serangan antara pasukan Amerika Serikat dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Dalam 48 Jam, Iran Serang Pangkalan AS di Timur Tengah Dengan Rudal dan Drone Skala Besar
Indonesia
Setelah Serang Pangkalan BBM AS di Oman, Ledakan Landa Wilayah Iran Selatan
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islami (IRGC) Iran mengklaim telah menyerang pusat dukungan logistik dan platform pengisian bahan bakar yang melayani kapal induk Amerika Serikat di Pelabuhan Duqm di Oman
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Setelah Serang Pangkalan BBM AS di Oman, Ledakan Landa Wilayah Iran Selatan
Indonesia
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan di Pemakaman Imam Reza di Mashhad
Upacara pemakaman Ali Khamenei yang berlangsung sejak Jumat lalu (3/7) dihadiri oleh pejabat politik yang mewakili lebih dari 45 negara dan cendekiawan dari 90 negara lebih.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 Juli 2026
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan di Pemakaman Imam Reza di Mashhad
Dunia
Amerika Serang Iran, Aktivitas Pelayaran Selat Hormuz Nyaris Terhenti Lagi
Jika dibandingkan dengan periode konflik terbuka, maka jumlah kapal yang melintas biasanya kurang dari 20 kapal per hari.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Amerika Serang Iran, Aktivitas Pelayaran Selat Hormuz Nyaris Terhenti Lagi
Indonesia
Serangan AS Dalam 2 Hari ke Iran Tewaskan 14 Orang dan Melukai 78 Lainnya
Eskalasi dimulai setelah Amerika Serikat menuduh Iran menyerang tiga kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Serangan AS Dalam 2 Hari ke Iran Tewaskan 14 Orang dan Melukai 78 Lainnya
Bagikan