Merahputih.com - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mempersiapkan sebanyak 1.169 tenda di Arafah untuk menampung 213.275 jemaah calon haji Indonesia yang siap melaksanakan wukuf di Arafah.
Saat tiba di Arafah, para petugas haji, satgas Arafah, langsung mengecek sejumlah fasilitas seperti kondisi tenda, ketersediaan air, toilet, dan memanifes jumlah kasur.
"Setiap maktab memiliki ukuran yang bervariasi. Mulai dari tenda yang berkapasitas 100 sampai dengan 300 jemaah," ujar Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Arafah, Abduh Dhiya'ur Rahman dalam keterangannya, Sabtu (15/6).
Dari hasil pengecekan, fasilitas maktab sudah berfungsi dengan baik. "Listrik dan AC menyala dengan baik, air juga tersedia," ujarnya.
Sejak dini hari tadi, pengecekan dilakukan pada fasilitas utama, hingga kelengkapan lainnya sebelum jemaah tiba di Arafah.
"Tenda harus siap digunakan ketika jemaah datang dan dipastikan tidak ada orang lain, selain jemaah haji Indonesia reguler yang berhak di dalam tenda," ujarnya.
Menurutnya, pengecekan akan terus dilakukan secara berkala hingga jamaah menempati maktabnya masing-masing. Para petugas juga akan berjaga di setiap maktab, guna memastikan tenda yang digunakan oleh jamaah Indonesia tidak ditempati oleh jamaah dari negara lain.