1.079 Aparat Gabungan Diturunkan Jaga Demo Buruh di DPR

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 09 November 2020
1.079 Aparat Gabungan Diturunkan Jaga Demo Buruh di DPR

Ilustrasi aparat gabungan. Foto: Net

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah elemen buruh dikabarkan kembali turun ke jalan untuk menolak Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law di depan Gedung DPR RI pada Senin (9/11).

Kapolsek Metro Tanah Abang, Kompol Singgih Hermawan menuturkan, ribuan personel disiagakan untuk menjamin aksi tetap aman dan tak berlangsung anarkis.

"Ada 1.079 personel gabungan yang bertugas mengamankan," jelas Singgih kepada MerahPutih.com, Senin (9/11).

Baca Juga

Buruh Kembali Demo UU Cipta Kerja, Polisi Alihkan Lalin di Sekitar DPR

Singgih menjelaskan, nantinya aparat gabungan itu bakal disebar ke sejumlah titik. Dari informasi yang dihimpun, massa akan datang ke Gedung DPR RI untuk menyampaikan penolakan UU Cipta Kerja Omnibus Law sekitar pukul 10.30 WIB. Jumlah massa dari KSPI yang bakal turun ke jakan sebanyak 1.000 orang.

Singgih mengimbau kepada massa pengunjuk rasa di depan gedung DPR RI untuk mematuhi protokol kesehatan selama aksi unjuk rasa berlangsung. Sebab, saat ini Jakarta masih pandemi COVID-19 dan saat aksi rawan terjadi penularan.

Aparat kepolisian tidak mau dengan adanya aksi unjuk rasa di Depan Gedung DPRI malah menjadi klaster baru dalam penyebaran virus corona.

"Kami harap massa bisa tertib," tutup Singgih.

Seperti diketahui bersama, pada 8 Oktober 2020 kemarin aksi unjuk rasa Undang-undang Cipta Kerja Omnibus Law berujung kerusuhan di sejumlah titik.

Saat itu, ribuan massa dan pelajar ditangkap aparat kepolisian karena melakukan kerusuhan.

Baca Juga

9,7 Juta Orang Nganggur, Pekerja Rata-rata Bergaji Rp2,7 Juta

Fasilitas publik pun dibakar massa seperti Halte Bus TransJakarta dan pos polisi lalu lintas. Aksi kerusuhan ini justru banyak dilakukan oleh para pelajar STM. (Knu)

#Demo Buruh #UU Cipta Kerja #Demo UU Cipta Kerja #KSPI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Aksi Demo Buruh Tuntut Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan di Jakarta
Massa buruh melakukan long march saat aksi unjuk rasa menuntuk sahkan RUU Ketenagakerjaan di Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 24 September 2026
Aksi Demo Buruh Tuntut Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan di Jakarta
Indonesia
Demo Buruh di Jakarta 24 September 2026, Dishub Minta Pengguna Jalan Hindari 3 Kawasan ini
Demo buruh di Jakarta pada Kamis (24/9) akan diikuti ribuan orang. Ada beberapa ruas jalan yang bisa dihindari.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
Demo Buruh di Jakarta 24 September 2026, Dishub Minta Pengguna Jalan Hindari 3 Kawasan ini
Indonesia
Demo Buruh 24 September, Polda Metro Kerahkan 1.550 Personel dan Siapkan Jalur Alternatif
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.550 personel untuk mengawal demo buruh 24 September di Jakarta. Simak titik perhatian dan jalur alternatif yang disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Demo Buruh 24 September, Polda Metro Kerahkan 1.550 Personel dan Siapkan Jalur Alternatif
Indonesia
Demo Buruh 24 September 2026, Transjakarta Siapkan Penyesuaian Rute secara Situasional
Ribuan buruh akan menggelar demo di Jakarta pada Kamis (24/9). Transjakarta pun melakukan penyesuaian rute.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
Demo Buruh 24 September 2026, Transjakarta Siapkan Penyesuaian Rute secara Situasional
Indonesia
Tiga PP Turunan UU Cipta Kerja Didesak Dicabut, Termasuk Pesangon 0,5 Kali Ketentuan
Meminta agar RUU Ketenagakerjaan menghapus istilah outsourcing atau alih daya. Kalaupun tidak, menurut dia, sistem outsourcing itu perlu dibatasi sesuai arahan Mahkamah Konstitusi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Tiga PP Turunan UU Cipta Kerja Didesak Dicabut, Termasuk Pesangon 0,5 Kali Ketentuan
Indonesia
Bantah Isu Demo Besar Buruh Agustus 2026, Said Iqbal: Tidak Ada Rencana Aksi
Said Iqbal memastikan buruh KSPI dan Partai Buruh tidak akan menggelar aksi besar Agustus-September 2026. Namun, empat tuntutan ketenagakerjaan tetap diperjuangkan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Bantah Isu Demo Besar Buruh Agustus 2026, Said Iqbal: Tidak Ada Rencana Aksi
Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Indonesia
KSPI Targetkan 50 Ribu Massa, Total 200 Ribu Buruh Hadiri May Day 2026 di Monas
Sebanyak 200 ribu buruh diperkirakan hadir di Monas pada May Day 2026. KSPI ungkap hasil pertemuan dengan Presiden Prabowo dan 11 tuntutan buruh.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
KSPI Targetkan 50 Ribu Massa, Total 200 Ribu Buruh Hadiri May Day 2026 di Monas
Indonesia
30 Ribu Aparat Amankan May Day 2026, Polisi Ingatkan Buruh jangan Anarkistis dan Terprovokasi
Ada dua agenda besar yang menjadi fokus pelayanan dan pengamanan aparat. Pertama, May Day Fiesta 2026 di kawasan Monas.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
30 Ribu Aparat Amankan May Day 2026, Polisi Ingatkan Buruh jangan Anarkistis dan Terprovokasi
Bagikan