YouTube Sajikan Video Berita Lebih Banyak

Senin, 23 Oktober 2023 - P Suryo R

SAAT media sosial enggan melampirkan berita-berita yang dianggap keras atau bermuatan politik, adapula yang menafikan eksistensi medsos ini karena dianggap 'tua'. Platform video Google ini meluncurkan immersive watch page experience pada ponsel. Fitur ini dirancang untuk menyarankan lebih banyak konten berita saat pengguna menonton video berita.

Google menggelontorkan dana sebesar USD1,6 juta (Rp25 miliar) untuk mempromosikan pembuatan konten berita untuk layanan Shorts.

Baca Juga:

Calon Youtuber, Ketahui 5 Level Youtube Play Button Lebih Dulu

yotube
Google menggelontorkan dana sebesar USD1,6 juta (Rp25 miliar) untuk mempromosikan pembuatan konten berita untuk layanan Shorts. (Unsplash/Collabstr)


Halaman tontonan YouTube yang baru ini akan muncul ketika kamu membuka video yang memiliki ikon koran. Kemudian akan menyoroti video longform, streaming langsung, podcast, dan video Shorts yang relevan di bawah konten yang sedang diputar.

The Verge mengungkap dari blog Google bahwa mereka percaya jikalau berita yang diperbarui ini akan membantu pemirsa mengakses berbagai akun yang kredibel dan beragam. Dengan kondisi ketika mereka ingin menyelami satu topik berita.

Cuplikan fitur YouTube yang dibagikan oleh platform itu menunjukkan bagaimana ketika membuka video PBS tentang banjir di Pakistan akan menampilkan lebih banyak video tentang peristiwa berita yang sama di bawahnya. Seperti Latest updates, Explanations and commentary, Berita langsung, dan Shorts. Video yang direkomendasikan semuanya berasal dari sumber berita utama seperti The Associated Press, Sky News, atau CBS Evening News.

Baca Juga:

Saingi TikTok, YouTube Shorts Kini Hadir di 100 Negara

youtube
YouTube berencana pula bekerja sama dengan outlet berita yang telah memproduksi video berdurasi panjang. (Unsplash/Christian Wiediger)

Menurut Google yang dilansir dari The Verge, pengalaman baru ini awalnya akan diluncurkan di perangkat seluler di sekitar 40 negara. Platform video milik Google ini berkomitmen untuk mengeluarkan dana untuk mempromosikan pembuatan konten berita Shorts dari lebih 20 organisasi di 10 negara.

YouTube berencana pula bekerja sama dengan outlet berita yang telah memproduksi video berdurasi panjang. Investasi Google dalam berita otoritatif di YouTube sangat penting pada saat platform lain tidak menampilkan berita dari outlet arus utama.

Pada bulam September 2023 tiga fitur yang baru saja dirilis adalah Dream Screen, Youtube Create, dan AI Insight, yang semuanya dapat diakses kreator untuk memperkaya perjalanannya menjadi seorang pembuat video. Dream Screen merupakan fitur yang dikhususkan untuk konten Shorts dan mulai dicoba mulai tahun ini.

Dengan fitur ini, kreator dapat menambahkan latar belakang gambar atau video buatan AI ke video Shorts hanya dengan mengetikkan ide ke dalam prompt. (aqb)

Baca Juga:

YouTube akan Perkenalkan Iklan 30 Detik

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan