YouTube Sajikan Video Berita Lebih Banyak
Fitur ini dirancang untuk menyarankan lebih banyak konten berita saat pengguna menonton video berita. (Unsplash/Azamat E)
SAAT media sosial enggan melampirkan berita-berita yang dianggap keras atau bermuatan politik, adapula yang menafikan eksistensi medsos ini karena dianggap 'tua'. Platform video Google ini meluncurkan immersive watch page experience pada ponsel. Fitur ini dirancang untuk menyarankan lebih banyak konten berita saat pengguna menonton video berita.
Google menggelontorkan dana sebesar USD1,6 juta (Rp25 miliar) untuk mempromosikan pembuatan konten berita untuk layanan Shorts.
Baca Juga:
Calon Youtuber, Ketahui 5 Level Youtube Play Button Lebih Dulu
Halaman tontonan YouTube yang baru ini akan muncul ketika kamu membuka video yang memiliki ikon koran. Kemudian akan menyoroti video longform, streaming langsung, podcast, dan video Shorts yang relevan di bawah konten yang sedang diputar.
The Verge mengungkap dari blog Google bahwa mereka percaya jikalau berita yang diperbarui ini akan membantu pemirsa mengakses berbagai akun yang kredibel dan beragam. Dengan kondisi ketika mereka ingin menyelami satu topik berita.
Cuplikan fitur YouTube yang dibagikan oleh platform itu menunjukkan bagaimana ketika membuka video PBS tentang banjir di Pakistan akan menampilkan lebih banyak video tentang peristiwa berita yang sama di bawahnya. Seperti Latest updates, Explanations and commentary, Berita langsung, dan Shorts. Video yang direkomendasikan semuanya berasal dari sumber berita utama seperti The Associated Press, Sky News, atau CBS Evening News.
Baca Juga:
Saingi TikTok, YouTube Shorts Kini Hadir di 100 Negara
Menurut Google yang dilansir dari The Verge, pengalaman baru ini awalnya akan diluncurkan di perangkat seluler di sekitar 40 negara. Platform video milik Google ini berkomitmen untuk mengeluarkan dana untuk mempromosikan pembuatan konten berita Shorts dari lebih 20 organisasi di 10 negara.
YouTube berencana pula bekerja sama dengan outlet berita yang telah memproduksi video berdurasi panjang. Investasi Google dalam berita otoritatif di YouTube sangat penting pada saat platform lain tidak menampilkan berita dari outlet arus utama.
Pada bulam September 2023 tiga fitur yang baru saja dirilis adalah Dream Screen, Youtube Create, dan AI Insight, yang semuanya dapat diakses kreator untuk memperkaya perjalanannya menjadi seorang pembuat video. Dream Screen merupakan fitur yang dikhususkan untuk konten Shorts dan mulai dicoba mulai tahun ini.
Dengan fitur ini, kreator dapat menambahkan latar belakang gambar atau video buatan AI ke video Shorts hanya dengan mengetikkan ide ke dalam prompt. (aqb)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
OPPO Reno 15 Pro dan Reno 15 Pro Max Ikut Debut, Bawa Chipset Dimensity Baru dan Baterai Besar
OPPO Reno 15 dan Reno 15F Resmi Meluncur, Harganya Dibanderol Mulai Rp 9,6 Juta
Adu Kamera Kamera Xiaomi 17 Ultra Leica Edition vs Vivo X300 Pro: Mana yang Lebih Gahar?
Bocoran Spesifikasi OPPO Find X9s Terungkap, Punya 2 Kamera 200MP dan Baterai 7.000 mAh
Jadi HP Lipat Pertama di 2026, OPPO Find N6 Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.000 mAh
OPPO Reno 15 Hadir dengan Sentuhan Baru, Bakal Punya Varian Warna Starry Pink
Vivo X300 Ultra Sudah Dapat Sertifikasi EEC, Sinyal Peluncuran Makin Dekat?
Xiaomi 17 Ultra Sudah Raih Sertifikasi Global, Siap Meluncur Lewat Baterai 6.000mAh
Rilis Sebentar Lagi, Spesifikasi OPPO Reno 15, Reno 15 Pro, dan Reno 15 Pro Mini Terungkap
OPPO Find X9 Ultra Dipastikan Bawa Kamera Ganda 200MP, Meluncur Tahun Depan!