MerahPutih Nasional- Keputusan penghentian penerbangan Garuda dari Denpasar-Brisbane ini menimbulkan kekecewaan masyarakat Indonesia yang tinggal di negara bagian Queensland. Kabarnya, ada sekitar 6000 orang masyarakat Indonesia yang bermukim di sana. Dan, ditambah dengan 150 orang yang menjadi mahasiswa bersama keluarga mereka di Queensland.
Pasalnya, sejak Garuda terbang akhir Juli 2013 lalu, hal itu merupakan penerbangan yang disukai oleh warga Indonesia, karena terbang langsung ke Denpasar, sehingga tidak usah lagi berhenti di tempat lain.
BACA JUGA: Mulai 2 Februari, Garuda Hentikan Penerbangan Denpasar-Brisbane
"Selain Garuda, ada juga penerbangan lain yang low budget carrier seperti Virgin Australia dan Jetstar. Namun orang Indonesia di sini umumnya lebih suka naik Garuda, " kata Pan Muhammad Faiz, seorang mahasiswa PhD di Brisbane kepada wartawan ABC Australia Plus Indonesia.
Faiz yang pernah menjadi Ketua Umum Persatuan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) masih mengharapkan Garuda untuk berubah pikiran. Para mahasiswa Indonesia ini hendak membuat petisi agar Garuda tidak menerapkan keputusan tersebut. (aku)
Follow Twitter Kami di @MerahPutihCom
Like Juga Fanpage Kami di MerahPutihCom
BERITA LAINNYA:
Mengenai Budi Gunawan, Komisi III Tak Ingin Dahului Takdir
Pramono Anung: Apa Salahnya Kapolri Mantan Ajudan?