Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Winter si Lumba-Lumba, Bintang ‘Dolphin Tale’, Mati

Dwi Astarini - Senin, 15 November 2021

SEBUAH film keluarga tentang penyelamatan lumba-lumba yang dirilis pada 2011 telah membawa lampu sorot kepada Winter. Kisah penyelematan lumba-luma hidung botol itu telah menginspirasi film Dolphin Tale. Pada Kamis (11/11), Winter mati akibat gagal jantung. Ia berusia 16 tahun.

TMZ melaporkan lumba-lumba hidung botol yang telah membintangi dua film garapan Warner Bros itu tutup usia di Clearwater Marine Aquarium, Florida, karena gagal jantung ketika para tim dokter hewan sedang berusaha merawat kondisinya. Winter juga diketahui menderita masalah pencernaan.

BACA JUGA:

Studi Ilmiah Bertahun-tahun Temukan Spesies Ikan Baru

Winter awalnya ditemukan saat Ia tergeletak secara tragis dengan kondisi ekornya hilang karena terjerat perangkap kepiting pada 2005. Saat itu, ia masih bayi. Seperti dilansir Screenrant, Winater lalu diselamatkan tim pencinta binatang. Setelah itu, kisahnya diangkat menjadi sebuah film bertema keluarga Dolphin Tale (2011). Film itu berfokus pada penderitaan Winter yang kehilangan ekor sejak bayi lalu menjalin persahabatan dengan bocah berusia 11 tahun, yakni Sawyer Nelson (Nathan Gamble). Film itu menarik banyak perhatian penonton di seluruh dunia.

Winter
Winter si lumba-lumba meninggal dunia di Clearwater Marine Aquarium. (Instagram-cmaquarium)


Tidak hanya itu, film tersebut juga diyakini jadi sumber inspirasi bagi mereka yang kehilangan anggota tubuh. Film yang disutrarai Charles Martin Smith itu meraup keuntungan lebih dari USD 95 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun. Setelah kesukses film pertama yang dibintangi Harry Connick Jr, Morgan Freeman, Nathan Gamble, Ashley Judd, dan Kris Kristofferson itu, sekuel Dolphin Tale 2 dirilis 2014.

Dolphin Tale 2 menceritakan tentang kehidupan Winter setelah di tinggal pergi oleh ibu penggantinya untuk selama-lamanya. Namun, film yang diproduseri Robert Engelman tersebut tidak sesukses film pertamanya. Hanya sedikit ulasan positif yang datang dari kritikus.

Winter
Winter kehilangan ekornya saat masih bayi. (Instagram-cmaquarium)


Selain itu, sekuel itu hanya meraup keuntungan sebesar USD 57,8 juta atau sekitar Rp 809 miliar. Meski begitu, Dolphin Tale 2 tetap disambut dengan pesan hangat para pencinta hewan.


Winter telah menghiasi layar lebar dengan menghibur dan penuh inspirasi. Itu akan selalu ada tempat dihati para penggemarnya. Tidak hanya para pecinta hewan, kepergian Winter juga akan selalu dirindukan para penonton.(rey)

Baca Artikel Asli