Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup

Waspadai Gemetar saat Puasa

Dwi Astarini - Selasa, 11 April 2023

WAKTU puasa masih lama, tapi kamu sudah gemetar. Sampai bahkan berkeringat bahkan. Padahal, lingkunganmu tidak terlampau dingin maupun panas. Lantas bagaimana bisa kamu gemetar hingga menggigil dan berkeringat di saat yang bersamaan? Apakah ini tanda demam?

Bukan. Kondisi yang kamu alami itu bukanlah demam, melainkan kekurangan kadar gula. Saat berpuasa, kamu tidak mengonsumsi baik makan dan minum hingga waktu yang telah ditentukan. Hal itu membuat tingkat glukosa di dalam tubuh jadi rendah daripada rata-rata seharusnya yaitu empat milimol per liter.

BACA JUGA:

Saat Berpuasa, Rasa Lapar Hilang dan Timbul

Keadaan itu dinamakan hipoglikemia atau disingkat hipo. Ciri-ciri jika kamu terkena hipo ialah merasa lapar, gemetar, dan berkeringat. Dalam kasus yang lebih parah, kamu mungkin juga merasa bingung dan sulit berkonsentrasi. Lebih ekstremnya, kamu bisa sampai kehilangan kesadaran atau pingsan.

gula
FOTO1 tingkat glukosa di dalam tubuh seharusnya lebih dari empat milimol per liter (Foto: pvproductionfreepik)

Saat dalam kondisi hipoglikemia, kamu menjadi sangat lemas hingga tidak memiliki cukup energi untuk beraktivitas. Mengatasinya dengan tidur seharian hingga magrib bukanlah solusi yang tepat. Pasalnya, hipoglikemia juga mungkin terjadi saat kamu tidur. Itu menyebabkan keringat berlebih, tidur terganggu, dan merasa lelah serta bingung saat bangun tidur.

Untuk mencegah hipoglikemia, kamu bisa mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula saat sahur, seperti tablet dekstrosa atau jus buah untuk mempertahankan kadar glukosa di darahmu selama menjalankan puasa.

BACA JUGA:

Tubuh Tetap Fit dan Tak Gampang Mengantuk selama Berpuasa

Agar kadar glukosa tidak cepat hilang di tubuh, kamu bisa mengonsumsi karbohidrat setelah yang manis-manis. Contohnya, kamu bisa memakan beberapa buah kurma sebelum menyantap nasi atau roti dan lauk lainnya.

Jika mengonsumsi manis saat sahur tetap tidak mempan, bahkan kamu sampai kehilangan kesadaran saat puasa, itu tandanya kamu harus menyuntikkan hormon glukagon untuk menaikkan kadar glukosa darah dan mengembalikan kesadaran.

makan

Konsumsi makanan karbohidrat seperti roti setelah makan makanan manis (Foto: freepikfreepik)

Pastikan kamu telah berkonsultasi dengan dokter dan berada di sekitar kerabat yang tahu keadaanmu serta tahu cara menyuntikkan glukagon dengan baik dan benar. Jika efek glukagon tidak efektif setelah 10 menit, kerabat sekitarmu perlu menghubungi ambulans.

Ingatkan mereka untuk jangan pernah mencoba memasukkan makanan atau minuman ke mulutmu yang sedang tidak sadarkan diri. Hal itu bisa berpotensi tersedak dan malah berakibat lebih fatal.(kmp)

BACA JUGA:

Gembira Berpuasa Sambil Diet

Baca Artikel Asli