Kesehatan

Gembira Berpuasa Sambil Diet

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 27 Maret 2023
Gembira Berpuasa Sambil Diet

Berpuasa sambil diet. (Foto: Unsplash/i yunmai)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PUASA di bulan ramadan tak hanya menjadi kesempatan untuk mendulang pahala. Bagi mereka yang menjalankan program diet, amat bergembira ketika datangnya bulan suci ini.

Puasa secara tidak langsung juga membantu pola diet kamu. Dengan berpuasa, kamu akan menjaga asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh atau defisit kalori. Menurut Academy of Nutrition and Dietetics kamu perlu mengurangi 500 kalori pada asupan harian untuk menurunkan berat badan.

Baca Juga:

Yuk, Bergembira dengan Membaca Buku

“Angka 500 kkal mungkin terkesan kecil, tapi memangkas kalori lebih dari itu justru bisa berakibatkan buruk bagi kesehatan,” ucapnya.

Tetap rutin berolahraga. (Foto: Unsplash/Bruno Nascimento)

Seperti dilansir dari Alodokter, jika ingin menurunkan berat badan, perempuan dewasa disarankan untuk hanya mengonsumsi 1.100-1.600 kalori perhari, sedangkan pria dianjurkan untuk mengonsumsi 1.500-2.000 kalori per hari.

Akan tetapi, ada hal lain yang harus diperhatikan agar program diet selama bulan puasa tetap aman dan sehat, misalnya:

1. Tetap jaga pola makan saat sedang berbuka puasa

Metabolisme tubuh melambat saat berpuasa, sehingga tingkat energi menurun. Sejumlah orang kerap makan secara berlebihan ketika berbuka puasa. Padahal, tubuh butuh pemanasan setelah seharian berpuasa tanpa makan dan minum.

Cobalah membatalkan puasa dengan menu takjil ringan yang sehat, seperti meneguk segelas air putih, satu butir kurma, dan sayuran seperti sup, cah kangkung, dan salad. Hindari berbuka puasa langsung dengan makanan tinggi karbohidrat. Kemudian, jangan lupa untuk jalan-jalan ringan selama lima menit atau istirahat sejenak.

Baca Juga:

Rasa Pedas Memantik Perasaan Gembira

2. Olahraga di sore hari menjelang buka puasa

Meski sedang menjalankan puasa di bulan ramadan, bukan berarti tidur atau bermalas-malasan sepanjang hari bisa dibenarkan. Kegiatan sehari-hari perlu dijaga senormal mungkin saat sedang berpuasa. Akan tetapi, pastikan untuk selalu melindungi diri dari paparan sinar matahari pada siang hari secara berlebihan karena dapat menimbulkan dehidrasi. Saat puasa, usahakan rutin berolahraga selama 30 menit dua kali seminggu.

Sahur dengan porsi secukupnya. (Foto: Unsplash/Louis Hansel)

3. Sahur dengan porsi secukupnya

Puasa bisa menjadi momentum bagi orang yang ingin memulai hidup sehat dengan melakukan diet. Meski ingin menurunkan berat badan, menjalankan ibadah puasa disarankan untuk tidak melewatkan makan sahur. Pasalnya, melewatkan makan sahur akan membuat orang yang sedang berpuasa menjadi tidak bertenaga dan berpotensi makan berlebihan saat buka puasa.

Pilih menu yang mengandung karbohidrat kompleks dan protein sehat ketika makan sahur. Protein sehat bisa berasal dari telur dan susu rendah lemak, sedangkan karbohidrat kompleks dapat diperoleh dari nasi merah dan gandum utuh. (dkr)

Baca Juga:

Mengenal Sejarah Film Pendek Indonesia Lewat 'Lupa Lupa Ingat'

#Maret Sebangsa Bergembira #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan