Merahputih.com - Walikota Jakarta Timur, M Anwar mengakui adanya sejumlah titik rawan longsor di wilayah Jakarta Timur. Salah satunya adalah di kawasan Condet dimana banyak warga membangun hunian di bantaran kali Ciliwung.
"Selain Condet dan Batu Ampar masih banyak daerah (rawan longsor) ada Cipinang, sebagian daerah di Ciracas juga. Tapi itu engga membahayakan sekali karena engga terlalu tebing sekali di tempat kemarin," ujar Anwar di Balaikota, Jakarta Pusat, rabu (28/11).
Secara umum, Anwar juga mengakui wilayah Jakarta Timur berdasarkan geografisnya mempunyai tanah yang labil lantaran dilewati sejumlah sungai. Sehingga, dibutuhkan perhatian khusus.
"Rawan sih pasti ada, kan Anda tahu kontur Jakarta Timur kelihatan geografisnya beda sama wilayah lain di Jakarta. Tujuh sungai mengalir di Jakarta Timur enggak mudah, kan berarti harus perhatian khusus," kata Anwar.
Pemkot Jakarta Timur sendiri sudah menyampaikan soal kondisi geografis yang rawan longsor kepada masyarakat.
"Kami sudah bilang, kita sampaikan sudah kalau memang rawan lebih baik Anda pindah ke rumah susun. Direlokasi, tapi ada warga yang engga mau kan masalahnya ada di sini," jelasnya.
Seperti diketahui, akibat hujan besar melanda Jakarta pada Senin, 26 November 2018 longsor terjadi di Komplek Pesona, RT 007/005, Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur sekira pukul 13.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun, bencana itu menyebabkan satu rumah rusak dan satu unit sepeda motor yang terparkir di garasi rumah tersebut terserat arus tanah hingga tertimbun. (Asp)