Usai Dilanda Cuaca Ekstrem, Berikut Harga Sayuran di Bengkulu
Senin, 04 Desember 2017 -
MerahPutih.com - Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, sejak dua pekan terakhir menyebabkan harga jual aneka sayuran di daerah itu mengalami kenaikan.
"Sejak ada cuaca ekstrem dua minggu belakangan ini menyebabkan harga jual berbagai jenis sayuran mengalami kenaikan, mulai dari tingkat petani sampai di pasaran," kata Suprat (30), pengelola gudang sayuran UD CBS yang beralamat di Simpang Nangka, Kecamatan Selupu Rejang, Senin (4/11).
Naiknya harga jual sayuran di tingkat gudang tersebut, kata Suprat, sudah terjadi sejak dua minggu terakhir atau akhir November lalu.
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Bengkulu, khususnya Rejang Lebong ini telah menyebabkan petani setempat tidak bisa bercocok tanam.
Selain itu, tanaman sayuran petani di daerah itu juga rentan terserang berbagai penyakit, dan tanaman yang sudah tumbuh juga banyak yang mati akibat kebanjiran atau roboh akibat ditiup angin kencang.
Adapun harga sayuran yang mengalami kenaikan antara lain cabai merah keriting yang saat ini di tingkat gudang dijual Rp 33 ribu per kg dari sebelumnya berkisar Rp 24 ribu.
"Untuk harga cabai rawit dari Rp 20 ribu naik menjadi Rp 25 ribu per kg. Kol kembang dari Rp 5 ribu menjadi Rp 7 ribu per kg," kata dia.
Selanjutnya, tomat dari Rp 2.500 menjadi Rp 3.500 per kg, seterusnya kol bulat dari Rp 800 naik menjadi Rp 1.500 per kg, sedangkan sawi manis dari Rp 2.500 menjadi Rp 4 ribu per kg.
"Sawi pahit dari Rp 3.500 sebelumnya menjadi Rp 4 per kg, sedangkan sawi bola saat ini dihargai Rp 3 dari Rp 2.500 sebelumnya," kata dia.
Kenaikan juga terjadi pada wortel tanpa daun dari Rp 3 menjadi Rp 4 per kg, sedangkan buncis naik tipis dari Rp 5 ribu menjadi Rp 5.500 per kg. Kemudian terong ungu dari Rp 800 menjadi Rp 1.500 per kg.
Seterusnya, daun sop dari Rp 10 ribu menjadi Rp 15 ribu per kg. Sementara itu, untuk daun bawang malah mengalami penurunan dari Rp 8 ribu menjadi Rp 6 ribu per kg. (*)