Redam Cuaca Buruk di Jabodetabek, Operasi Modifikasi Cuaca Digelar Hingga 27 Januari.

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Redam Cuaca Buruk di Jabodetabek, Operasi Modifikasi Cuaca Digelar Hingga 27 Januari.

Operasi Modifikasi Cuaca/ dok BMKG

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah daerah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Jakarta hingga 24 Januari 2026.

Dengan kondisi tersebut, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terus dilakukan di wilayah Jabodetabek untuk meredam cuaca buruk dan hujan deras yang terus terjadi belakangan ini.

Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan pihaknya akan menggelar OMC setiap hari hingga 27 Januari.

"Untuk OMC sebagaimana ramalan BMKG di mana cuaca ekstrem bisa berlangsung sampai dengan Februari, akan kami teruskan sampai dengan 27 Januari sambil terus mengevaluasi kondisi cuaca," ujar Isnawa kepada wartawan di Jakarta diktuip Jumat (23/1).

Baca juga:

Hujan Sangat Lebat Ancam Jakarta, 536 Pompa Bergerak Disiaga Pemerintah

Operasi modifikasi cuaca atau OMC akan ditambah untuk mengurangi curah hujan di wilayah Jabodetabek.

"Pemerintah Provinsi DKI, kemudian dengan BNPB, kemudian juga dengan BMKG, untuk bagaimana memperkuat atau menambah operasi modifikasi cuaca yang dilaksanakan di wilayah Jabodetabek dengan harapan bisa mengurangi tingginya curah hujan yang memang ini memasuki puncak curah hujan sampai akhir bulan Januari," ujar Menteri

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto menjelaskan, modifikasi cuaca ini bertujuan menekan potensi bencana hidrometeorologi dampak curah hujan tinggi yang rawan terjadi di musim hujan.

Dalam pelaksanaannya, satu unit pesawat jenis Casa 212 seri 200 dengan nomor registrasi A-2105 disiagakan bersama bahan semai berupa NaCl (garam) dan CaO (kapur).

Seto menambahkan, penyemaian diprioritaskan untuk menjatuhkan awan-awan hujan yang masih berada di lautan dan bergerak menuju daratan Jabodetabek.

Selain itu, penyemaian juga dilakukan dengan tujuan menghambat pertumbuhan awan-awan baru sehingga tidak tumbuh secara optimal di daratan.

Direktur Operasi Modifikasi Cuaca BMKG Budi Harsoyo mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini disupervisi secara teknis oleh BMKG.

Sebelum melakukan penyemaian, dilakukan pemantauan radar cuaca dan pertimbangan matang untuk memastikan keberhasilan operasi.

Di mana, saat ini terjadi beberapa fenomena atmosfer yang berpotensi memberikan dampak hujan di sebagian wilayah Jabodetabek, seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) fase 2, potensi gelombang frekuensi rendah, gelombang Kelvin, serta Outgoing Longwave Radiation (OLR) negatif.

Secara umum, kelembapan udara di wilayah Jabodetabek berkisar pada 40–100% pada lapisan 925–500 hPa.

#Hujan #Cuaca Buruk #Cuaca Ekstrem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
BMKG rilis peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter dan ancaman banjir rob di 10 provinsi mulai Sumatra, Jawa, hingga NTB. Cek daftar wilayahnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Berita
Cuaca Besok 21 September 2026: BMKG Rilis Daftar Wilayah Berpotensi Hujan
Prakiraan cuaca besok 21 September 2026 menurut BMKG. Cek wilayah yang berpotensi hujan sedang-lebat dan angin kencang, termasuk Jakarta.
ImanK - Minggu, 20 September 2026
Cuaca Besok 21 September 2026: BMKG Rilis Daftar Wilayah Berpotensi Hujan
Indonesia
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Cek peringatan dini BMKG hari ini terkait potensi hujan lebat, angin kencang, dan cuaca di berbagai kota besar. Waspada ancaman cuaca ekstrem dan pelajari respons tsunami di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Indonesia
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Mau bepergian? Cek dulu prakiraan cuaca 16-17 September 2026 dari BMKG. Simak daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Indonesia
Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Deras dan Angin Kencang, Senin (14/9)
Beberapa daerah bahkan perlu mewaspadai angin kencang yang dapat muncul bersamaan dengan perubahan cuaca.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Deras dan Angin Kencang, Senin (14/9)
Dunia
Agustus Terpanas Sepanjang Sejarah, Perubahan Iklim dan El Nino Penyebabnya
Terjadi persis seperti yang telah diperkirakan para ilmuwan sejak puluhan tahun lalu.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Agustus Terpanas Sepanjang Sejarah, Perubahan Iklim dan El Nino Penyebabnya
Indonesia
Hari Ini Jakarta Akan Diliputi Awan Tebal, Hujan Bisa Turun di Sore Hari
Proses belajar mengajar dan kegiatan sekolah kembali berjalan normal mulai Rabu (9/9) karena situasi setelah erupsi Gunung Anak Krakatau dinilai cukup membaik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Hari Ini Jakarta Akan Diliputi Awan Tebal, Hujan Bisa Turun di Sore Hari
Indonesia
Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Nelayan dan Kapal Penyeberangan Diminta Waspada
Kondisi gelombang laut yang dapat mencapai hingga 4 meter berpotensi membahayakan moda transportasi laut dari skala kecil hingga besar.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Nelayan dan Kapal Penyeberangan Diminta Waspada
Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Wilayah Sumatera Utara, Ada Potensi Bencana Hidrometeorologi
BMKG keluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) dalam sepekan ke depan.
Frengky Aruan - Senin, 07 September 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Wilayah Sumatera Utara, Ada Potensi Bencana Hidrometeorologi
Bagikan