MerahPutih Bisnis - PT Unilever Oleochemical Indonesia (UOI) mendirikan pabrik di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkai, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. PT UOI menargetkan melakukan ekspansi Rp4 triliun hingga 2017.
Dengan investasi senilai Rp2 triliun kehadiran PT UOI diharapkan mampu menciptakan kebangkitan investasi yang lebih besar.
PT UOI merupakan investor pertama dan menjadi anchor di KEK Sei Mangkei. Sehingga KEK Sei Mangkei yang dirancang utuk mengakomodir lebih dari 200 unit industri, dapat berperan bagi percepatan pembangunan dan perwujudan daya saing bangsa Indonesia," ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam siaran pers yang diterima Merahputih.com pada Jumat (27/11).
KEK Sei Mangkei diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 27 Januari 2015. KEK Sei Mangkei memiliki akses ke Selat Malaka yang juga akan terkoneksi langsung dengan pelabuhan Kuala Tanjung. Dengan nilai strategis itu pemerintah telah melakukan berbagai upaya yang menwujudkan KEK ini.
"Baik berupa penyediaan infrastruktur konektivitas, kemudahan perizinan, dan yang terpenting adalah pemberian paket fasilitas dan kemudahan bagi industri KEK," jelas Darmin.
Sesuai dengan Nawa Cita, Presiden Joko Widodo mengembagkan KEK dalam Paket Kebijakan Ekonomi Jilid VI untuk menggerakan ekonomi di wilayah pinggiran. Tujuan KEK sendiri adalah untuk mengoptimalisasi pengelolaan sumber daya yang ada di wilayah tersebut dan wilayah sekitarnya.
Pemerintah menetapkan delapan KEK melalui peraturan pemerintah menjadi wilayah khusus yang akan dikembangkan. Pertama, Tanjung Lesung, Banten. Kedua, Sei Mangke, Sumatera Utara (Sumut). Ketiga, Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Keempat, Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). Kelima, Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Keenam, Morotai, Maluku Utara. Ketujuh, Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan. Kedelapan, Maloy Batuta Trans Kalimantan, Kalimantan Timur. (Abi)
BACA JUGA: