MerahPutih Nasional - Ajang Penganugerahan Festival Film Indonesia (FFI) sudah dimulai dengan Steny Agustaf dan Indy Barends sebagai pembawa acaranya. Ada yang berbeda dengan piala FFI tahun ini, tidak lain tidak bukan karena Presiden Indonesia, Joko Widodo juga datang menghadiri acara tahunan ini. Hari ini merupakan saksi sejarah karena kali pertama Presiden Republik Indonesia datang menghadiri acara yang telah diselenggarakan sejak tahun 1955.
Kurang lebih 3 jam sebelum acara penganugerahan FFI dimulai, Jokowi sempat menyatakan beberapa hal mengenai perfilman indonesia dalam akun Facebook-nya. Curahan hati yang dituangkannya dalam 10 paragraf itu mengungkapkan berbagai hal. Pertama-tama dirinya mengungkapkan bahwa film adalah bagian dari kerja budaya dan sejarah kesenian sebuah bangsa. Dirinya menyatakan ingin sekali di Indonesia hadir film yang mampu menyodorkan kesadaran akan problem-problem sebuah bangsa dan masyarakat. Baginya Film yang baik adalah film yang mencerahkan, yang dapat memuaskan jiwa, dan dapat menjadi kenangan bagi kehidupan.
Jokowi mengungkapkan kenangannya dengan film-film Indonesia di masa lalu karena dirinya juga sangat menyukai film Indonesia. Karena cintanya dengan film Indonesia, Jokowi sampai ingat tahun tayang film yang disebutkannya berikut dengan inti cerita yang bisa menjadi pelajaran hidup.
Akhir kata Jokowi mencurahkan harapannya terhadap perfilman Indonesia agar film Indonesia tidak terpisah dari persoalan-persoalan bangsa dan masyarakat. Tidak mengasingkan generasi muda terhadap sejarah dan realitas kekinian bangsanya.