Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Tunisia vs Jepang: Samurai Biru Diprediksi Gulung Elang Kartago, Laga ke-1000 Piala Dunia Bakal Jadi Saksi Pembantaian?

Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026

Merahputih.com - Aroma sejarah tercium menyengat dari Estadio Monterrey menjelang bentrok penyisihan grup F Piala Dunia 2026 antara Tunisia vs Jepang. Dua benua berbeda bersiap mengukir tinta emas dalam pertandingan ke-1.000 sepanjang sejarah bergulirnya kompetisi Piala Dunia.

Namun, alih-alih fokus merayakan momen milenium, kubu Tunisia justru sibuk membenahi ruang ganti membara akibat pemecatan kilat sang pelatih kepala.

Baca juga:

Semangat Pantang Menyerah Timnas Jepang Pudarkan Rasa Kecewa Hajime Moriyasu

Kekalahan memalukan 1-5 dari Swedia pada laga perdana memicu kepanikan luar biasa manajemen asosiasi sepak bola Tunisia.

Sabri Lamouchi resmi angkat kaki dari kursi kepelatihan setelah hanya memimpin satu pertandingan awal grup. Manajemen bergerak cepat menunjuk juru taktik sarat pengalaman, Hervé Renard, guna menyelamatkan nasib tim dari eliminasi dini.

Krisis Lini Belakang Tunisia versus Ketangguhan Samurai Biru

Hervé Renard memikul tugas mahaberat membenahi mentalitas lini pertahanan Elang Kartago menjelang laga bersejarah ini.

Blunder fatal penjaga gawang Abdelmouhib Chamakh menjadi biang keladi kekalahan terbesar Tunisia sepanjang sejarah keikutsertaan turnamen.

Sebaliknya, Jepang menatap laga penuh percaya diri setelah berhasil menahan imbang raksasa Eropa, Belanda, lewat skor 2-2.

Statistik performa kedua negara memberikan gambaran jelas peta kekuatan menjelang laga:

Dominasi Sejarah dan Prediksi Pemenang

Pasukan Hajime Moriyasu terkenal memiliki mental baja serta sulit takluk walau kebobolan terlebih dahulu. Sejak edisi 2018, Samurai Biru hanya menelan dua kekalahan dari tujuh laga fase grup meski gawang selalu kebobolan.

Kreativitas Daichi Kamada bersama Koki Ogawa siap mengeksploitasi kelemahan koordinasi pertahanan armada baru Hervé Renard.

Pertemuan masa lalu memihak wakil Asia, Jepang memenangi lima dari enam bentrokan total melawan Tunisia di semua ajang kompetisi.

Skuad

Salah satu memori manis tercipta pada babak grup edisi 2002 melalui sumbangan gol legenda Hidetoshi Nakata.

Prediksi simulasi superkomputer Opta menempatkan Jepang sebagai calon pemenang mutlak laga ke-1.000 ini dengan probabilitas kemenangan 61,3 persen.

Peluang hasil imbang berada pada angka 22,9 persen, sementara kans Tunisia membalikkan perkiraan pengamat hanya menyentuh angka 15,8 persen.

Prakiraan Pemain

Tunisia (4-2-3-1)

  • Kiper: A. Dahmen (1)
  • Bek: A. Abdi (2), M. Talbi (3), O. Rekik (4), Y. Valery (20)
  • Gelandang Bertahan: E. Skhiri (17), R. Khedira (13)
  • Gelandang Serang: A. Ben Slimane (25), H. Mejbri (10), E. Achouri (7)
  • Penyerang: F. Chaouat (19)

Jepang (3-4-2-1)

  • Kiper: (1) Z. Suzuki
  • Bek: (21) H. Ito, (3) S. Taniguchi, (16) T. Watanabe
  • Gelandang: (13) K. Nakamura, (15) D. Kamada, (24) K. Sano, (10) R. Doan
  • Gelandang Serang: (11) D. Maeda, (14) J. Ito
  • Penyerang: (18) A. Ueda
Baca Artikel Asli