MerahPutih.com - Viral di media sosial salah satunya melalui akun Twitter @IffahAlqadrie, tentang tulisan mirip lafadz Bismillah melintang di jalan raya.
Kepolisian telah bergerak menelusuri tulisan viral itu benar dan berlokasi di Perumahan Wisma Jaya, Jl Kusuma Timur 2F, Blok 22D no.8 RT 09/17 , Kel Duren Jaya, Bekasi Timur. Hasil penyelidikan sementara ditemukan tulisan itu dibuat Muhamad Iwan Saidi, warga setempat yang diduga memiliki masalah gangguan kejiwaan.
Baca Juga
"Pelaku mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2009 setelah bapaknya meninggal," kata Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Sutoyo kepada wartawan, Kamis (19/11).
Tulisan ini pertama kali ditemukan warga sekitar pada Selasa (17/11). Penemuan itu sekitar pukul 04.30 WIB. Menurut keterangan wakil ketua RW 17, warga melihat seorang laki-laki berambut gondrong yang tak lain pelaku saat kejadian.
"Ditemukan tulisan huruf Arab dengan menggunakan cat tembok yang melintang di atas badan jalan," kata Kapolsek.
Lalu, Ketua Majelis Taklim Masjid Baitussalam, Nur Islami lmembuat video terkait tulisan itu dan lantas dibagikan ke grup DKM Masjid Baitussalam.
FYI : Astaghfirullah...Izin melaporkan ada tulisan lapaz basmalah di jalan kusuma timur duren jaya bekasi timur, depan masjid baitusalam pic.twitter.com/v3Mt9GCVZH
— Fathimah Aza (@IffahAlqadrie) November 17, 2020
Kapolsek menjelaskan menurut ibu pelaku memang anaknya itu mengidap gangguan kejiwaan sejak tahun 2009. Bahkan, karena gangguan jiwa itu, pelaku diceraikan istrinya.
Menurut Sutoyo, guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan, tulisan di atas badan jalan itu pun dihapus oleh pengurus masjid Baitussalam.
Setelah diselidiki, selain membuat tulisan di atas sana, pelaku juga menulisi tembok rumah warga dan jalan di sekitar lingkungannya dengan berbagai tulisan. Terkait video yang viral, Nur Islami selaku pembuat video akan membuat penjelasan.
"Ibu Hj. Nur Islami akan buat video penjelasan untuk mengcounter video yang viral," tutup perwira polisi berpangkat melati satu itu. (Knu)
Baca Juga
Temukan Sejumlah Catatan, Kemenag Bakal Evaluasi Ibadah Umroh Saat Pandemi