MerahPutih.com - Barcelona memasuki bursa transfer musim panas dengan ambisi melangkah lebih jauh melalui perekrutan pemain-pemain berpengalaman.
Langkah tersebut terwujud lewat kedatangan tak terduga Rodri, sekaligus tambahan opsi di lini serang yang telah mengalami perombakan usai ditinggal Robert Lewandowski dan Ferran Torres.
Pertama kalinya sejak 2021, Barcelona bisa beroperasi di bawah aturan financial fair play 1:1 LaLiga. Direktur Olahraga Barcelona, Deco, bergerak senyap untuk mendatangkan tujuh pemain dengan nilai total di atas 170 juta euro (Rp 3,4 triliun), belum termasuk biaya tambahan.
Klub juga mengumpulkan dana hampir 100 juta euro (Rp 2 triliun) dari transfer Ferran Torres serta belasan pemain akademi yang tidak masuk dalam rencana Hansi Flick.
Baca juga:
Gabriel Jesus Akhirnya Jadi Gabung Barcelona, Rela Potong Gaji demi Wujudkan Impian
Namun, Barcelona tidak mendapatkan dana dari Marc Casado, yang bergabung dengan Deportivo de A Coruna sebagai pemain pinjaman pada hari terakhir bursa transfer.
Barca juga memangkas beban gaji melalui pinjaman Ronald Araujo dan Marc-Andre ter Stegen, yang masing-masing ke Liverpool serta Ajax.
Sementara itu, Robert Lewandowski tidak memperpanjang kontraknya dan hengkang dengan status bebas transfer untuk melanjutkan karier di Amerika Serikat.
Rodri Jadi Rekrutan tak Terduga Barcelona
Gelandang kelahiran Madrid tersebut juga menerima tawaran dari Real Madrid. Namun, pada akhirnya ia memilih proyek Barcelona.
Klub asal Catalunya itu membayar 60 juta euro (Rp 1,2 triliun) kepada City, ditambah potensi biaya tambahan sebesar 15 juta euro (Rp 308 miliar) untuk merekrut kapten timnas Spanyol tersebut.
Kehadiran pemenang Ballon d’Or 2024 itu memberikan tambahan pengalaman dan kualitas di lini tengah skuad asuhan Flick. Area tersebut sebelumnya sudah dihuni pemain-pemain berbakat, seperti Pedri, Marc Bernal, dan Gavi.
Selain itu, Frenkie de Jong juga belum memiliki jadwal pasti untuk kembali bermain, setelah mengalami cedera lutut di Piala Dunia 2026.
Gabriel Jesus Datang sebagai Alternatif Julian Alvarez
Namun, keengganan Atletico Madrid untuk bernegosiasi mengenai pemain Argentina tersebut membuat Deco beralih mengincar penyerang Arsenal, Gabriel Jesus, pada hari-hari terakhir bursa transfer.
Mereka melihat pemain kelahiran Sao Paulo tersebut sebagai sebuah peluang pasar. Barcelona membayar sekitar 10 juta euro (Rp 205 miliar) serta biaya tambahan untuk mendatangkan penyerang berpengalaman, yang performanya dalam beberapa musim terakhir tidak konsisten akibat cedera lutut.
Meski Gabriel Jesus telah bergabung, Barca masih belum melupakan Alvarez untuk rencana masa depan.
Sebelum kedatangan sang pemain bernomor punggung 9 tersebut, Deco lebih dulu memperkuat sektor sayap dengan mendatangkan Anthony Gordon dan Karim Adeyemi.
Baca juga:
Bursa Transfer Ditutup, ini Daftar 10 Pemain Termahal yang Merapat ke Serie A 2026/27
Keduanya merupakan pemain sayap yang bermain lugas dan memiliki kecepatan tinggi. Kehadiran mereka diharapkan meningkatkan kualitas lini serang yang sebelumnya diperkuat Lamine Yamal dan Raphinha. Lalu, ada pula gelandang serang nan tajam, Dani Olmo dan Fermin Lopez.
Blaugrana membayar 70 juta euro (Rp 1,4 triliun) untuk mantan pemain Newcastle tersebut. Gordon juga cepat beradaptasi di ruang ganti tim. Sementara itu, Adeyemi didatangkan dari Borussia Dortmund dengan biaya 23 juta euro (Rp 473 miliar).
Barcelona juga berinvestasi pada pemain sayap muda asal Belgia, Jesse Bisiwu, dengan membayar 8,5 juta euro (Rp 174 miliar) kepada Club Brugge. Ia akan didaftarkan di tim cadangan, meskipun peluang untuk tampil bersama tim utama tetap terbuka.
Joao Cancelo Kembali, Kiper Pelapis Tiba, dan Xavi Espart Tembus Tim Utama
Penampilan impresif Cancelo pada paruh kedua musim lalu berhasil meyakinkan Flick. Pemain Portugal tersebut bergabung dengan Barca sebagai pemain bebas transfer, setelah meninggalkan klub Arab Saudi, Al-Hilal.
Cancelo menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun hingga 2029. Ia menggeser Alejandro Balde dari susunan pemain inti di sisi kiri musim lalu. Nama Balde bahkan sempat menjadi sorotan pada hari-hari terakhir bursa transfer.
Flick secara terbuka memperingatkan Balde, bahwa ia tidak sepenuhnya fokus pada sepak bola. Sampai tiga pertandingan liga musim ini berlalu, ia juga belum tampil.
Barca sebenarnya terbuka menjual Balde. Namun, pada akhirnya ia tetap bertahan di skuad utama dengan peran yang diperkirakan hanya sebagai pemain pelapis.
Baca juga:
Folarin Balogun ke Everton, Arsenal Dapat Untung Besar hingga Pecahkan Rekor Penjualan
Situasi tersebut semakin mungkin terjadi setelah munculnya Xavi Espart, yang selalu tampil sebagai starter dalam ketiga pertandingan resmi musim ini.
Deco juga memperkuat sektor penjaga gawang dengan mendatangkan pemain Kroasia, Dominik Livakovic. Ia hadir sebagai pelapis Joan Garcia bersama kiper veteran Wojciech Szczesny, yang sedang menjalani musim terakhirnya di Barcelona.
Barcelona Kumpulkan Rp 2 Triliun dari Penjualan Pemain
Kepergian yang paling menyita perhatian adalah Ferran Torres, yang bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG) dengan nilai transfer mendekati 50 juta euro (Rp 1 triliun).
Kemudian, kepergian Marc Casado terbukti lebih sulit. Namun, pada akhirnya ia bergabung dengan Deportivo sebagai pemain pinjaman di hari terakhir bursa transfer.
Casado bukanlah satu-satunya lulusan La Masia yang meninggalkan Barcelona musim panas ini. Klub juga memperoleh keuntungan dari talenta akademinya melalui sejumlah transfer, yakni:
- Inaki Pena ke Panathinaikos: 3 juta euro (Rp 61,7 miliar)
- Andres Cuenca ke Como: 700.000 euro (Rp 14,3 miliar)
- Alvaro Cortes ke Antwerp: 3 juta euro (Rp 61,7 miliar)
- Jofre Torrents ke Ajax: 6 juta euro (Rp 123 miliar)
- Hector Fort ke Real Sociedad: 8,5 juta euro (Rp 174 miliar)
- Tommy Marques ke Braga: 11 juta euro (Rp 226 miliar)
- Ansu Fati ke AS Monaco: 11 juta euro (Rp 226 miliar)
- Toni Fernandez ke Venezia: 4 juta euro (Rp 82 miliar)
- Guille Fernandez ke Mallorca: 3 juta euro (Rp 61,7 miliar)
- Dani Rodriguez ke Dinamo Zagreb: 600.000 euro (Rp 12,3 miliar)
Sedangkan di sebagian kesepakatan tersebut, Barcelona tetap memegang opsi pembelian kembali serta hak atas persentase nilai penjualan di masa mendatang. (sof)