MerahPutih.com - Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara menyebut masih banyak warga yang terjebak banjir dan belum dievakuasi di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur.
"Masih banyak sekali di dalam (yang belum dievakuasi)," kata Juliari usai meninjau pemukiman warga yang terdampak banjir di Kampung Pulo, Kamis (2/1).
Baca Juga
Menurut Juliari, masih ada warga yang tak mau dievakuasi dan bertahan di lantai dua rumah mereka. Alasannya, kata Juliari, mereka belum mau dievakuasi lantaran tenda-tenda pengungsian di sekitar lokasi belum memadai.
"Mungkin mereka lihat di sini juga belum terlalu banyak tenda, gitu yah. Nanti mudah-mudahan dari teman-teman yang lain, mungkin ada tenda tambahan, makanan juga sudah mulai berdatangan," ujarnya.
"Nanti dari Kemensos juga makanan datang, tenda juga ada, mudah-mudahan mereka jadi keluar (dievakuasi)," sambung Juliari.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini khawatir jika warga terus-menerus bertahan di tengah kondisi banjir.
"Karena banyak anak-anak yang main air, padahal cukup bahaya juga kalau arus kencang," imbuhnya.
Sejatinya, kata Juliari, warga mau ikut saat dievakuasi oleh petugas. Sebab, perahu karet yang dimiliki petugas cukup bagus untuk mengevakuasi.
Baca Juga
Bencana Banjir 2020, Kemendagri Perintahkan Semua ASN Lakukan Ini di Medsos
"Ya cukup efektif untuk evakuasi anak-anak, bayi, lansia, tadi kita coba sampai ke dalam. Mudah-mudahan bisa membantu," pungkasnya. (Pon)