Merahputih.com - Pertandingan super dramatis tersaji dalam hasil AS Roma vs Real Madrid pada Matchday 2 yang ditutup dengan skor Roma vs Madrid 3-4 di Stadio Olimpico, Kamis (15/10/) dini hari WIB.
Skuad tamu di bawah komando Jose Mourinho sukses mengamankan poin penuh lewat kemenangan dramatis Real Madrid yang mencetak tiga gol balasan beruntun pada sepuluh menit terakhir pertandingan. Drama tujuh gol ini seketika mengubah euforia pendukung tuan rumah menjadi mimpi buruk.
Baca juga:
AS Roma vs Real Madrid: 7 Fakta Menarik Jelang Duel Seru di Stadio Olimpico
Buat kamu yang terlewat, jalannya laga bergengsi ini awalnya didominasi oleh Giallorossi asuhan Gian Piero Gasperini yang sukses memimpin 3-1 lewat gol pembuka Marten de Roon dan torehan brace impresif dari Donyell Malen.
Namun, keunggulan tersebut lenyap tak bersisa ketika gol Kylian Mbappé, Carlos Espí, Endrick, dan sundulan maut Antonio Rüdiger yang seketika membalikkan keadaan.
Total 15 tembakan tepat sasaran tercipta di sepanjang laga, membuktikan bahwa jual beli serangan benar-benar terjadi dari menit awal hingga akhir.
Babak Pertama: Pertarungan Taktik Gasperini vs Mourinho
Sejak wasit François Letexier meniup peluit kick-off, kedua tim langsung bermain terbuka dengan penguasaan bola yang nyaris seimbang, Roma 49% berbanding Madrid 51%.
Kebuntuan pecah pada menit ke-20 ketika gelandang veteran Marten de Roon berhasil merobek jala gawang Thibaut Courtois.
Namun, euforia publik Olimpico hanya bertahan lima menit. Kylian Mbappé langsung merespons cepat dengan mencetak gol balasan di menit ke-25, memanfaatkan celah di lini pertahanan Roma yang dikawal Gianluca Mancini dan Mario Hermoso. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Tsunami Gol dan Mental Juara Los Blancos
Memasuki paruh kedua, Gasperini memasukkan tenaga segar dengan menarik keluar Manu Koné dan Paulo Dybala. Taktik ini awalnya berbuah sangat manis.
Donyell Malen langsung tampil beringas dan memborong dua gol cepat pada menit ke-51 dan ke-57, membuat Roma melesat jauh dengan keunggulan 3-1.
Dalam kondisi tertekan, Jose Mourinho menunjukkan magis taktiknya lewat serangkaian pergantian pemain, termasuk memasukkan Endrick dan Carlos Espí.
Keputusan ini terbukti menjadi malapetaka bagi tuan rumah. Berikut adalah timeline runtuhnya pertahanan AS Roma di sisa laga:
-
82' - Harapan Baru (3-2): Pemain pengganti Carlos Espí sukses menipiskan ketertinggalan dan membangkitkan asa El Real.
-
85' - Penyama Kedudukan (3-3): Wonderkid Brasil, Endrick, memanfaatkan kelengahan lini belakang Roma untuk mencetak gol krusial yang membuat skor kembali imbang.
-
90' - Pukulan Mematikan (3-4): Bek tangguh Antonio Rüdiger tampil sebagai pahlawan lewat gol di menit akhir, mengunci comeback epik kemenangan Real Madrid.
Pertandingan ini juga diwarnai tingginya tensi permainan dengan total 21 pelanggaran dan keluarnya empat kartu kuning, Mancini, Wesley, dan Pellegrini untuk Roma, serta Álvaro Carreras untuk Madrid di masa injury time.