MERAHPUTIH.COM - WAKIL Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menilai aksi kekerasan terhadap masyarakat sipil di Papua Pegunungan tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga berpotensi mengganggu keberlangsungan pembangunan di daerah tersebut.
Hal itu disampaikan Sukamta setelah adanya penembakan terhadap tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang menyebabkan ketiganya meninggal dunia di Kampung Muliama, Papua Pegunungan.
Menurut Sukamta, para korban merupakan bagian dari masyarakat yang menjalankan tugas pelayanan publik. Oleh karena itu, keamanan bagi pekerja di sektor-sektor strategis perlu menjadi perhatian pemerintah.
“Mereka sedang menjalankan tugas melayani masyarakat. Negara wajib melindungi setiap warga negara, terlebih mereka yang bertugas menghadirkan pembangunan dan ketahanan pangan di Papua,” kata Sukamta dalam keterangan pers, Jumat (11/9).
Ia menilai sektor pertanian, pendidikan, kesehatan hingga pembangunan infrastruktur membutuhkan situasi keamanan yang memadai agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan. Jika ancaman terhadap pekerja sipil terus terjadi, kata Sukamta, masyarakat dapat merasa takut untuk menjalankan aktivitas maupun tugas pelayanan di wilayah rawan.
Baca juga:
Viral Video KKB Papua Ejek Keluarga ASN Jayawijaya Lewat HP Usai Tembak Mati Korban
Oleh karena itu, ia meminta pemerintah pusat bersama pemerintah daerah memperkuat upaya pengamanan sekaligus meningkatkan deteksi dini terhadap potensi aksi kekerasan.
“Semakin banyak sasaran sipil, semakin kuat pula kebutuhan untuk meningkatkan deteksi dini dan perlindungan masyarakat,” ujarnya.
Sukamta juga meminta aparat tidak hanya mengejar pelaku yang terlibat langsung dalam penembakan. Menurutnya, penyelidikan harus mampu mengungkap pihak yang merencanakan maupun memberikan dukungan terhadap aksi kekerasan tersebut.
“Jangan berhenti pada siapa yang menarik pelatuk. Ungkap siapa yang merencanakan, memasok senjata, dan memberikan dukungan terhadap aksi kekerasan ini,” katanya.
Ia juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.
Sukamta berharap kasus ini segera diusut tuntas dan langkah pencegahan diperkuat agar kekerasan terhadap masyarakat sipil tidak kembali terjadi. Menurut dia, peningkatan keamanan harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.
“Ini saat yang bagus bagi pemerintah pusat, pemda, dan masyarakat bersama-sama untuk peningkatan keamanan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Papua tanpa kecuali,” tuturnya.(knu)
Baca juga:
Polisi Temukan Simbol Bintang Kejora saat Penangkapan Anggota KKB Papua
Foto : Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta/ dok Media DPR