Merahputih.com - Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Tito Karnavian meminta maaf jika ada kesalahan saat menjabat selama 3 tahun 3 bulan.
Awalnya Tito berbicara soal masalah internal yang dia hadapi selama menjabat sebagai Kapolri. Dia mengaku menghadapi masalah kenaikan Kombes menjadi Jenderal bintang I.
Baca Juga:
Tito Karnavian Ingatkan Idham Azis: Jadi Kapolri tidak Gampang
Tito mengatakan kondisi ledakan jabatan Komisaris Besar dimulai sejak angkatan '83, '84, hingga '88. Sebelum angkatan itu, kata Tito, jabatan Kombes masih hanya diduduki beberapa orang saja.
"Saya sering bercanda, angkatan paling enak itu angkatan '82, jumlah yang cuma 46 orang, tidur-tidur di rumah dijemput provos, pangkat Kombes disuruh naik bintang, karena jabatan banyak sementara Kombesnya sedikit," di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (6/11).
Namun saat ini, jelas Tito, jabatan Kombes membeludak sekitar 1.500 orang dan sekitar 400 orang sudah lulus pendidikan tinggi Jenderal. Permasalahan naik pangkat bintang menurutnya yang menyita banyak pikiran.
Baca Juga
Langkah Jokowi Redam Kelompok Radikal, Tunjuk Dua Menteri Ini dan Kapolri Idham
"Angkatan '88 ada lebih 400 yang lulus, nah ini membuat ledakan Kombes, itu yang membuat saya jujur cukup pusing sampai hari ini, dan saya serahkan hal pusing saya ke Pak Idham, iya, karena nggak bisa memuaskan semua orang," ujar Tito. (Knu)