MerahPutih.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman militer, kali ini terhadap Oman. Ia memperingatkan negara itu akan “diledakkan” jika mencoba mengendalikan Selat Hormuz bersama Iran.
Oman akan bersikap seperti negara lain, atau kami harus menghancurkan mereka,
kata Trump dalam rapat kabinet di Gedung Putih.
Pernyataan agresif itu menambah daftar panjang ancaman Trump terhadap negara lain selama masa kepresidenannya. Berdasarkan catatan CNN, Trump tercatat pernah mengeluarkan ancaman menyerang 15 negara di dunia selama dua kali menjabat Presiden AS hingga sekarang.
Baca juga:
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Pola Ancaman Militer
Laporan CNN mencatat, Trump telah mengancam, membuka kemungkinan menyerang, atau benar-benar menyerang 15 negara sepanjang dua masa jabatannya. Dari jumlah itu, tujuh negara benar-benar diserang, yakni Iran, Irak, Nigeria, Somalia, Suriah, Venezuela, dan Yaman.
Ancaman itu sebagian besar terjadi dalam 16 bulan pertama masa jabatan keduanya, meski beberapa juga muncul di periode pertama (2017–2021). Trump kerap menggunakan retorika militer sebagai ciri khas kebijakan luar negerinya.
Baca juga:
Kirim USS Abraham Lincoln, Trump Ancam Bakal Lenyapkan Kuba dalam Sekejap
Fokus Trump di Timur Tengah
CNN mencatat jika dirata-rata ancaman agresif era kepemimpinan Trump hingga saat ini telah menyasar 1 banding 13 dari total negara yang di dunia.
Ancaman itu mencakup empat dari enam benua berpenduduk di dunia: Afrika, Asia, Amerika Utara, dan Amerika Selatan.
Timur Tengah menjadi kawasan paling sering menjadi target ancaman, dengan lima negara tercatat: Iran, Irak, Oman, Suriah, dan Yaman.
Baca juga:
Trump Ingin Kendali Penuh Selat Hormuz dan Ambil Uranium Iran
Wilayah Asia lainnya yang menjadi target ancaman Trump menyasar Korea Utara. Trump juga pernah mengancam Kanada, Kolombia, Kuba, Greenland (wilayah Denmark), Meksiko, dan Panama.
“Data ini menunjukkan seberapa sering Trump menggunakan kemungkinan kekuatan militer dalam pernyataannya,” CNN.
Baca juga:
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Dalam beberapa kasus dilansir Antara, ancaman Trump melampaui penggunaan militer dan mengarah pada kemungkinan ekspansi wilayah. Lima negara itu sebagai target kontrol AS, yakni Kanada, Kuba, Greenland, Panama (Terusan Panama), dan Venezuela. (*)