Iran Mulai Gelar Fase Ke-3 Serangan Balasan Atas Agresi AS, Pelabuhan Duqm di Oman Jadi Target

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Iran Mulai Gelar Fase Ke-3 Serangan Balasan Atas Agresi AS, Pelabuhan Duqm di Oman Jadi Target

Ilustrasi rudal Iran. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tidak lama usai pemakaman Ali Khamenei, Korps Garda Revolusi Islami (IRGC) Iran mengklaim menyerang pusat dukungan logistik dan platform pengisian bahan bakar yang melayani kapal induk Amerika Serikat di Pelabuhan Duqm di Oman.

Serangan ini dinilai sebagai fase ketiga serangan balasan atas agresi AS yang terbaru. Dan balasan saat Amerika Serikat menyerang Iran di tengah resepsi pemakaman Ali Khamenei ke beberapa titik.

IRGC mengatakan Angkatan Udaranya telah meluncurkan "serangan berat dan mengejutkan" kepada "pusat dukungan logistik bagi Angkatan Laut dan platform pengisian bahan bakar kapal induk AS di Pelabuhan Duqm, Oman".

Pernyataan itu menjelaskan operasi tersebut sebagai balasan atas agresi mematikan dari AS .

Baca juga:

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan di Pemakaman Imam Reza di Mashhad

IRGC menyatakan, kebulatan tekad bangsa Iran tercermin saat prosesi pemakaman pemimpin besar Iran Ali Khamenei yang dihadiri puluhan juta rakyat sebagai keberanian para pejuangnya.

Pernyataan itu diakhiri dengan mengutip ayat Al Quran; "Kemenangan hanyalah milik Allah semata, yang Maha Esa, dan Maha Bijaksana".

Pernyataan itu diumumkan usai militer AS melanjutkan upaya agresinya ke Iran selatan sebagai tanggapan atas penutupan kembali Selat Hormuz oleh Angkatan Laut IRGC.

IRGC menyampaikan bahwa kapal kedua yang dianggap melanggar peraturan di Selat Hormuz telah dilumpuhkan melalui operasi militer balasan.

Departemen Hubungan Masyarakat IRGC menegaskan, tindakan itu dilakukan sebagai balasan atas serangan AS kepada markas militer Iran yang berada di pesisir pantai.

IRGC juga mengklaim bahwa fase kedua balasan, yakni rudal balistik yang menargetkan Pangkalan Udara AS di Al Udeid, Qatar, telah menghantam markas pusat perbaikan dan perawatan pesawat tempur dan fasilitas kendali.

Iran juga memperingatkan bahwa kelanjutan serangan AS dan Israel akan dibalas dengan serangan militer yang lebih kuat.

Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, mengatakan bahwa membalas kematian ayah sekaligus pendahulunya, Ali Khamenei, merupakan tuntutan bangsa dan pasti harus dilakukan.

Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah pesan yang dibacakan pada upacara pemakaman mendiang pemimpin tertinggi tersebut, menurut laporan penyiaran pemerintah Iran, IRIB.

“Kami berjanji untuk membalas darah Anda yang tak berdosa serta seluruh para syuhada dalam dua perang ini dari para pembunuh yang kriminal dan tidak terhormat,” kata Mojtaba Khamenei dalam pesannya

#Iran #Amerika Serikat #Ali Khamenei
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
ShowBiz
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Dugaan kepemilikan zat terlarang dan obat resep ilegal kembali mencoreng reputasi Sean 'Diddy' Combs di penjara.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Bagikan