Teranyar Kunjungi Markas Persija, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Ungkap Kebiasaannya
Rabu, 28 Januari 2026 -
MerahPutih.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman selalu menanyakan soal pemain muda berpotensi setiap kunjungannya ke klub. Dan hal itu selalu menjadi kebiasaanya.
Hal ini disampaikan saat mengunjungi markas Persija Jakarta atau Persija Training Ground di Depok, Selasa (27/1).
Sebelumnya, ia mengatakan telah telah mengunjungi Bali United serta melakukan komunikasi dengan manajemen Persita.
Di markas Persija, ia memantau sesi latihan tim. Ia juga memiliki kesempatan berbicara dengan pelatih Persija, Mauricio Souza.
“Penting untuk meluangkan waktu dan mendapatkan penilaian yang lebih dalam tentang liga dan kualitasnya. Saya datang melihat latihan hari ini, bagaimana perilaku dan kebiasaan para pemain timnas saat berlatih. Saya perlu melihat semuanya,” kata Herdman.
Baca juga:
Ada Kesepakatan, Ajak Rekrut Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes dengan Kontrak hingga Juni 2029
John Herdman mengapresiasi pihak Persija, yang membuka pintu baginya melihat sesi latihan.
“Keramahtamahan Persija hari ini sangat fantastis. Pelatihnya membuka pintu bagi kami untuk menonton latihan dan sangat terbuka dengan masukannya,” ujarnya.
Herdman menyebut pendekatan tersebut penting untuk membangun hubungan antara tim nasional dan klub-klub peserta Liga Indonesia. Ia juga ingin para pemain mengetahui bahwa performa mereka di level klub terus dipantau oleh staf pelatih timnas.
“Saya selalu menanyakan pemain muda mana yang menunjukkan potensi nyata dan mungkin sudah mengetuk pintu tim nasional. Pengetahuan lokal sangat penting dan umpan balik dari para pelatih serta ofisial klub kami hargai,” katanya.
Pelatih asal Inggris itu menambahkan bahwa dirinya akan terus mengumpulkan masukan dari berbagai pihak dalam periode tertentu sebelum akhirnya mengambil keputusan besar terkait arah tim nasional.
“Saya akan mendengarkan sebanyak mungkin orang untuk beberapa waktu, lalu pada saat yang tepat bersiap membuat keputusan-keputusan besar,” pungkas mantan pelatih timnas Kanada itu. (*)