Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Taruna Poltek Malahayati Tewas Korban Ledakan Mesin Kapal ASDP Jadi 3 Orang

Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026

MerahPutih.com - Taruna Polteknik Pelayaran Malahayati yang menjadi korban tewas akibat ledakan mesin saat pratik di kapal ASDP KMP Aceh Hebat 2 bertambah menjadi tiga orang.

Baca juga:

Mesin Kapal ASDP Bersandar di Aceh Meledak, 2 Mahasiswa Praktik Poltek Pelayaran Malahayati Gugur

Korban terbaru, mahasiswa atas nama Muhammad Zulfikar akhirnya dinyatakan meninggal dunia hari ini setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh selama lebih dari tiga pekan

Iya betul, kami menerima kabar duka atas wafatnya salah satu korban bernama Muhammad Zulfikar,

kata General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, saat dikonfirmasi media, Rabu (1/7).

Nama 3 Taruna Tewas dan Kronologis Ledakan Kapal

Jenazah Zulfikar telah dipulangkan ke rumah duka di Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh. Sebelumnya, dua taruna lain yakni Fahri Herdi Eko dan Muhammad Bilal Ramzi juga meninggal dunia akibat luka bakar serius.

Insiden ledakan terjadi pada Jumat (12/6) di kamar mesin KMP Aceh Hebat 2 saat bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Sebanyak 15 orang menjadi korban, terdiri dari 14 taruna Poltekpel Malahayati dan seorang anak buah kapal.

Baca juga:

ASDP Indonesia Ferry Berikan Potongan Harga Saat Liburan Sekolah

Operasional Kapal dan Kontrak Sewa

KMP Aceh Hebat 2 yang melayani lintasan Ulee Lheue–Balohan dioperasikan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh melalui mekanisme perjanjian sewa.

Pemerintah Aceh melakukan perjanjian sewa kapal Aceh Hebat 2 dengan ASDP dari 2022 hingga 2027 mendatang.

Selama periode itu dilansir Antara, ASDP bertanggung jawab pengelolaan operasional KMP Aceh Hebat 2 dalam kontrak disepakati selama 5 tahun dengan total nilai sewa mencapai 9.3 miliar. (*)

Baca Artikel Asli