Tambang di Bogor yang Ditutup Dedi Mulyadi Kembali Dibuka, Pemkab Berdalih Ekonomi Warga Harus Jalan
Rabu, 14 Januari 2026 -
Merahputih.com - Pemerintah Kabupaten Bogor mulai merancang skema transisi untuk membuka kembali aktivitas tambang di wilayah Bogor Barat secara terbatas. Langkah ini diambil menyusul kebijakan penutupan sementara yang sebelumnya ditetapkan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengakui pihaknya tengah menyiapkan opsi pembukaan operasional terbatas untuk menjaga stabilitas ekonomi warga. Hal ini merupakan tindak lanjut atas aspirasi pengusaha dan masyarakat yang terdampak penutupan.
Baca juga:
OTT Pegawai Kanwil Pajak Jakut Terkait Modus Pengaturan Pajak Pertambangan
"Masyarakat ingin tetap ada aktivitas ekonomi, walaupun terbatas. Itu yang akan kami bicarakan dengan Pak Gubernur," ujar Ajat dikutip Antara, Rabu (14/1).
Sebagai solusi jangka panjang, Pemkab Bogor bersama para pengusaha sepakat membangun jalan khusus angkutan tambang sepanjang 15 kilometer. Jalur ini akan melintasi wilayah Cigudeg, Rumpin, hingga Parungpanjang agar truk bertonase besar tidak lagi menggunakan jalan umum.
Baca juga:
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Selama proses pembangunan jalan tersebut, Pemkab Bogor mengusulkan agar kendaraan bertonase kecil diizinkan melintas di jalur yang ada saat ini. Ajat menegaskan bahwa keputusan final tetap berada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Pak Gubernur sangat memperhatikan dampak sosial dan lingkungan. Karena itu keputusan nantinya tidak diambil secara gegabah," tambah Ajat.