MerahPutih.com - Pro dan kontra menyelimuti kebijakan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test calon kandidat Wakil Gubernur (DKI) DKI Jakarta.
Menurut, Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago, fit and proper test bagi Cawagub bukan merupakan hal yang buruk. Ia pun mendukung partai pengusung membentuk badan fit and proper test tersebut.
"Saya pikir fit and proper test enggak ada yang salah. Itu kan bagian dari proses," ujar Pangi saat dihubungi wartawan, Minggu (11/11).
Pangi menuturkan, PKS tak perlu khawatir soal uji kelayakan dan kepatutan calon DKI 2.
Sebab partai Gerindra telah menyerahkan sepenuhnya kursi Wagub kepada PKS. "Yang jelas kursi wagub milik PKS," jelasnya.
Lebih lanjut, menurut Pangi yang juga sebagai Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting uji kelayakan yang berisi empat orang dari kader Gerindra dan dua orang PKS hanya untuk mengetahui apa visinya, bagaimana cara membangun kota metropolitan ini.
"Jadi lebih tahu detail tentang narasi, cita cita, visi, imajinasinya membangun dan membantu Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan," jelasnya. (Asp)