Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Sindir Jokowi, Gerindra: Insinyur Itu Konseptor, Bukan Pelaksana

Adinda Nurrizki - Jumat, 26 Desember 2014

MerahPutih Nasional- Instruksi Presiden Jokowi agara insinyur pertanian lebih menghabiskan waktunya di lapangan memunculkan kritik dari berbagai kalangan. Salah satunya adalah politisi Partai Gerindra, Rindoko. Menurut Rindoko, instruk Presiden Jokowi tersebut menunjukkan kalau dia bukan orang intlektual.

"Ini pola pikir tdk intelek. Insinyur itu secara akademis adalah pemikir konseptor dan disiapkan untuk menciptakan penemuan baru dibidaninya," kata Rindoko saat dihubungi Merahputih.com di Jakarta, Jumat (26/12).

Jika mantan Gubernur DKI, Jakarta, itu menginginkan untuk meningkatkan swasembada pangan, menurut Rindoko, pelaksanannya cukup siswa SMK atau maksimal sarjana D1, D2, atau D3. Oleh karena itu, Rindoko menambahkan bahwa jika peningkatan swasembada pangan dilaksanakan insinyur maka hal itu mengambil peran pelaksana di lapangan.

"Suruh BCA sistim pendidikan nasional ini. Jokowi mau pencitraan saja semua disuruh blusukan. Kayak dia kapan kerjanya Insinyur Pertanian itu pendidikan tinggi yg digunakan pemikirannya," tutup dia.


Seperti diketahui, instruksi Presiden Jokowi kepada insinyur agar tidak berada di kantor, tapi lebih banyak berada di lapangan tersebut disampaikan dihadapan kepala daerah dan kolompok tani di Balai Besar Penelitian Tanam Padi, Desa Sukamandi, Subang, Jumat (26/12).

"Saya titip agar insinyur pertanian kita jangan ada di kantor! Harus di lapangan dan memberikan bimbingan ke kelompok tani, kesulitan dan kekurangannya apa. Semua harus kembali ke sawah ke kebun," katanya. (MP/Hur)

Baca Artikel Asli