MerahPutih.com - Legenda timnas Inggris, Gary Lineker mengkritik kekejaman tentara Israel yang memenjarakan bocah-bocah Palestina di penjara kecil. Pernyataan itu disampaikannya melalui akun Twitter pribadinya.
Kritikan Lineker berdasarkan sebuah video yang beredar di Youtube, di mana tentara Zionis menangkapi anak-anak Palestina karena melempari mereka dengan batu. Setelah tertangkap, para tawanan dimasukkan ke dalam penjara berukuran kecil.
Sickening. https://t.co/ndRH97Hkwx
— Gary Lineker (@GaryLineker) December 11, 2017
Di Twitter, Lineker menuliskan Memuakkan sebagai ungkapan kekesalan melihat tindakan tentara Israel. Ternyata, postingan pria yang kini berprofesi sebagai komentator itu ditanggapai oleh mantan juru bicara Departemen Pertahanan Israel. Peter Lerner
Lerner menilai Lineker tidak mengetahui permasalahan yang sebenarnya terjadi dalam konflik antara Palestina dan Israel.
Sorry, Gary, you've completely missed the point. When kids throw stones they are a public menace. They need to be stopped. Yes, the video is unpleasant but it conveniently shares only a glimpse of what happened, the aftermath of their actions. You should be wiser than this. #Fail
— LTC (R) Peter Lerner (@LTCPeterLerner) December 12, 2017
"Maaf Gary, ketika anak-anak melempar batu, mereka adalah ancaman publik. Mereka perlu dihentikan," kritik Lerner yang ditujukan pada komentar Lineker.
"Ya, video itu tidak menyenangkan tapi mudah hanya melihat sekilas apa yang terjadi, akibat dari tindakan mereka. Anda harus lebih bijak dari ini. #Gagal," sambungnya.
Mendapatkan serangan dari Lerner, Lineker membalas dengan berpendapat apakah pantas anak-anak mendapatkan perlakukan kejam itu dari militer, ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara.
"Mereka harus dimasukkan ke dalam penjara kecil? Kamu seharusnya lebih bijak #gagal," balas Lineker.
Perdebatan sengit kemudian terjadi antara Linker dan beberapa tokoh Israel lainnya, termasuk Arsen Ostrovsky, direktur eksekutif Kongres Israel-Yahudi.