Setelah "Mengusir", Promotor Prambanan Jazz Ingin Afgan Tampil Lagi

Senin, 21 Agustus 2017 - Raden Yusuf Nayamenggala

SEPERTI yang sebelumnya diberitakan, Penyanyi Afgan merasa sangat kecewa pada pihak penyelenggara Prambanan Jazz Festival 2017 perihal "Pengusiran" dari panggung saat pelantun hit "Terimakasih Cinta" itu baru membawakan 4 buah lagu.

Afgan pun sontak meluapkan kekecewaanya pada pihak penyelenggara karena rundown yang ngaret dan insiden "Pengusiran" pada dirinya lewat Instagram. Hal itu pun sontak membuat publik heboh, dan ramai-ramai ikut meluapkan kekecewaan pada pihak promotor.

Terkait hal itu, keesokan harinya pada hari Minggu (20/8), CEO & Founder Prambanan Jazz, Anas Syahrul Alimi akhirnya angkat bicara mengenai insiden yang menimpa Afgan itu. Anas dengan lantang meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian tersebut.

Anas Syahrul Alimi (Foto: Instagram @prambananjazz)

"Ini pilihan tersulit yang haru saya ambil, kesepakatannya Afgan memang main 6 lagu tapi kemarin kalo ga salah sudah 5 lagu, dan itu pilihan tersulit yang harus kami ambil, saya mohon maaf sekali atas kejadian kemarin, pada lima lagu afgan harus berenti," ucap Anas disela acara Indihome Prambanan Jazz Festival 2017.

Insiden yang menuai banyak protes pada pihak promotor tersebut memang diluar dugaan. Belajar dari kesalahan, pihak promotor sendiri mengaku akan berusaha sebaik-baiknya tak akan ada lagi insiden serupa di Prambanan Jazz selanjutnya.

"Kejadian ini membuat promotor tetep berusaha sebaik-baiknya bagaimana event tahun depan bisa lebih baik, kami akan lebih ketat lagi dalam hal rundown" tambah Anas.

Berbicara soal kekecewaan Afgan, pihak promotor tak hanya meminta maaf, tapi juga berharap Afgan tak kapok untuk bekerja sama dan bersedia tampil di Prambanan Jazz selanjutnya

"Mudah-mudahan afgan masih bersedia kita undang, karena saya sendiri menganggap bahwa Afgan adalah penting di industri musik indonesia dan fanbasenya sangat banyak, saya berharap hal ini menjadi jelas, sekali lagi saya sebagai promotor meminta maaf, ini adalah pilihan tersulit yang harus kami ambil," Pungkas Anas. (*)

Simak juga berita menarik lainnya Diusir Dari Panggung Prambanan Jazz, Afgan Mengaku Terharu, Nih Curhatannya...

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan