20 Tahun Centralismo: SORE Kembali ke Jakarta Pusat dengan Konser Perayaan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Desember 2025
20 Tahun Centralismo: SORE Kembali ke Jakarta Pusat dengan Konser Perayaan

SORE akan rayakan 20 tahun album perdana. (foto: dok/sore)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dua dekade telah berlalu sejak Centralismo hadir dan meninggalkan jejak penting dalam perjalanan musik alternatif Indonesia.

Dirilis pada 2005, album perdana SORE itu kerap disebut sebagai salah satu karya terbaik tahun tersebut oleh berbagai media, sekaligus menjadi penanda tumbuhnya musik independen urban di Jakarta.

Untuk merayakan dua puluh tahun warisan musikal itu, SORE akan menggelar konser tunggal bertajuk 'Merayakan 20 Tahun Centralismo' pada 22 Desember 2025 di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.

Baca juga:

Portura Warnai Tur Lintas Resonan 2025 dengan Formasi Musisi Lintas Generasi

Centralismo sendiri merupakan bentuk penghormatan terhadap kawasan Jakarta Pusat—lingkungan yang menjadi tempat tumbuhnya kreativitas para personel SORE pada masa awal perjalanan mereka.

Dua puluh tahun berselang, semangat yang sama kembali dihidupkan di lokasi yang identik dengan album tersebut, meski konteks kota dan dinamika musik telah berkembang jauh.

“Dua puluh tahun tentu bukan waktu yang singkat. Banyak perjalanan, cerita, dan pengalaman yang kami lalui. Centralismo adalah karya pertama kami, dan konser ini menjadi cara kami mensyukuri anugerah Tuhan YME serta berterima kasih kepada semua yang pernah dan masih mendukung,” ujar personel SORE, Awan Garnida.

Baca juga:

Mahalini Gelar Konser di Jakarta dan Kuala Lumpur, Dalam 2 Hari Tiket Nyaris Terjual Habis

Dalam konser perayaan ini, SORE akan membawakan seluruh lagu dari Centralismo dengan aransemen yang mempertahankan nuansa khas album tersebut, tetapi diperkaya elemen pertunjukan yang dirancang khusus untuk momen istimewa ini.

Sejumlah kolaborator pun turut hadir di panggung, termasuk Lens Ter Wee (vokalis The Miskins) yang kembali membawakan She’s So Beautiful—lagu yang ia tulis sekaligus nyanyikan dalam versi orisinal.

Pianis Adra Karim juga akan menampilkan tribute khusus untuk mendiang Ade Paloh, salah satu pendiri SORE yang kiprahnya sangat berpengaruh dalam pengembangan karakter musik grup tersebut. Selain itu, konser akan dibuka oleh dua penampil tamu: Tigapagi dan Los Garelloz. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musik Indie #Konser Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Rex Orange County Bawa Kenangan Masa Kecil dalam 'Grandma Song', Cerita tentang Kehilangan hingga Kerinduan
Rex Orange County kembali dengan 'Grandma Song', lagu dalam album Dream Fatigue yang membawa cerita tentang kerinduan, kehilangan, dan kenangan masa kecil.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 23 menit lalu
Rex Orange County Bawa Kenangan Masa Kecil dalam 'Grandma Song', Cerita tentang Kehilangan hingga Kerinduan
ShowBiz
Rizky Febian Hadirkan Single 'Adu Pandang', Ketika Benih Cinta Tumbuh dari Saling Tatap
Rizky Febian merilis single “Adu Pandang” pada 25 September 2026. Lagu romantis ini mengisahkan benih cinta yang tumbuh dari saling tatap.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Rizky Febian Hadirkan Single 'Adu Pandang', Ketika Benih Cinta Tumbuh dari Saling Tatap
ShowBiz
Hammersonic 2027 Kasih Clue Band Bertopeng, Nama Sleep Token hingga Slipknot Jadi Spekulasi
Hammersonic 2027 akan digelar 22–23 Mei di Jakarta dengan tema 'The Awakening'. Clue band bertopeng dari Ravel Junardy memicu spekulasi penampil.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Hammersonic 2027 Kasih Clue Band Bertopeng, Nama Sleep Token hingga Slipknot Jadi Spekulasi
ShowBiz
Polemik Juicy Luicy Batal Tampil di Batam Berakhir, Seluruh Fee Manggung Dikembalikan
Polemik batalnya Juicy Luicy tampil di XYZ Liveground 2026 Batam berakhir. Penyelenggara memastikan seluruh fee telah dikembalikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Polemik Juicy Luicy Batal Tampil di Batam Berakhir, Seluruh Fee Manggung Dikembalikan
ShowBiz
Stevan Pasaribu Gandeng Andi Rianto, Ungkap Sisi Lain Sebuah Hubungan lewat Single 'Siapa yang Tahan'
Stevan Pasaribu menggandeng Andi Rianto dan Kamga dalam lagu “Siapa yang Tahan”, yang mengangkat kisah hubungan penuh luka dan batas kesabaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Stevan Pasaribu Gandeng Andi Rianto, Ungkap Sisi Lain Sebuah Hubungan lewat Single 'Siapa yang Tahan'
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu 'Out of Time' The Weeknd tentang Hubungan yang Kian Menjauh
Makna lagu Out of Time The Weeknd mengisahkan penyesalan karena terlambat menyadari kesalahan dalam mempertahankan sebuah hubungan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Lirik dan Makna Lagu 'Out of Time' The Weeknd tentang Hubungan yang Kian Menjauh
ShowBiz
Float Bicara tentang Luka, Kecemasan, dan Kekuatan untuk Bangkit di Lagu 'Yang Kembali Pulih'
Float merilis EP 'Constant Changes' bersama single 'Yang Kembali Pulih' yang membawa pesan tentang luka, keraguan, dan keberanian untuk bangkit.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Float Bicara tentang Luka, Kecemasan, dan Kekuatan untuk Bangkit di Lagu 'Yang Kembali Pulih'
ShowBiz
KickFlip Rilis Single 'Puzzle Piece', Lirik Lagunya Bicara tentang Proses Menemukan Jati Diri
KickFlip merilis 'Puzzle Piece' sebagai pembuka mini album KICK OFF THE WALL Pt. 1. Lagu ini mengangkat kecemasan, jati diri, dan ketidaksempurnaan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
KickFlip Rilis Single 'Puzzle Piece', Lirik Lagunya Bicara tentang Proses Menemukan Jati Diri
ShowBiz
Ada Kesepian hingga Keputusasaan, Ini Makna Lagu 'Dreams Come True' Park Eun Bin
Park Eun Bin merayakan 30 tahun perjalanan debut lewat album spesial. Lagu 'Dreams Come True' mengisahkan perjuangan mengejar dan mewujudkan impian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Ada Kesepian hingga Keputusasaan, Ini Makna Lagu 'Dreams Come True' Park Eun Bin
ShowBiz
Rendy Orthodoxy Chants Terjemahkan Kegelisahan Lewat 'Raging Cult' dan 'False Hope Archipelago'
Rendy Orthodoxy Chants menghadirkan dua sisi berbeda di 'Raging Cult' dan 'False Hope Archipelago', ledakan amarah hingga kegelisahan menghadapi ketidakpastian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Rendy Orthodoxy Chants Terjemahkan Kegelisahan Lewat 'Raging Cult' dan 'False Hope Archipelago'
Bagikan