Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Sering Terendam Banjir, Pemprov DKI Percepat Penanganan Pasar Cipulir

Soffi Amira - Selasa, 10 Februari 2026

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta melakukan berbagai langkah dalam antisipasi masalah banjir yang kerap menghantui kawasan Pasar Cipulir, Jakarta Selatan.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno menyebutkan, lokasi pasar berada di titik terendah Jalan Raya Ciledug dan dikelilingi Kali Pesanggrahan yang membentuk pola menyerupai tapal kuda, sehingga kawasan ini kerap terdampak banjir.

"Sejak dulu Pasar Cipulir memang sering terdampak banjir karena posisinya berada di titik terendah dan dikelilingi aliran Kali Pesanggrahan," ucap Rano saat meninjau Pasar Cipulir untuk memastikan penanganan pascabanjir berjalan baik, Senin (9/2).

Selain genangan, kerusakan turap Kali Pesanggrahan di pintu masuk pasar juga menyebabkan amblasnya tembok pagar pembatas pasar sepanjang kurang lebih 33 meter.

Baca juga:

Pendangkalan Kali Grogol Selatan Picu Banjir, DPRD Minta SDA DKI Bertindak

Rano mengungkapkan, persoalan tersebut telah dibahas bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam rapat terbatas. Hal itu juga menjadi perhatian serius Pemprov DKI Jakarta.

"Kita berupaya secepat mungkin melakukan penanganan, apalagi menjelang bulan puasa dan Hari Raya ketika aktivitas masyarakat di pasar meningkat," tutur Rano.

Sebagai langkah lanjutan, Perumda Pasar Jaya telah melakukan sosialisasi Proyek Pembangunan Rumah Pompa Cipulir pada 3 Februari 2026 bersama Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Proyek tersebut mencakup pemasangan pipa saluran air bawah tanah serta pembangunan rumah pompa. Rencana pekerjaan fisik akan dilanjutkan akhir Maret atau awal April 2026.

Baca juga:

Cegah Banjir di ITC Cipulir, Dinas SDA DKI Siagakan Pompa Sejak Sebelum Hujan

Lalu, ditargetkan rampung pada Desember 2026 guna meningkatkan kapasitas pengendalian genangan di kawasan tersebut.

Sementara itu, Suku Dinas SDA Jakarta Selatan juga mulai melakukan perbaikan turap Kali Pesanggrahan sejak Senin (9/2), dengan estimasi waktu pekerjaan selama 30 hari.

Selama masa penanganan, pompa air mobile turut dioperasikan untuk membantu penyedotan genangan, mengingat intensitas hujan masih tinggi.

"Saat ini penanganan difokuskan pada penyedotan air terlebih dahulu, sementara perbaikan fisik berat dilakukan setelah kondisi memungkinkan," jelasnya.

Baca juga:

Pemerintah Bakal Bangun Flyover di Jalan Daan Mogot Buat Atasi Banjir dan Macet

Selain meninjau pasar, Wagub Rano juga mengecek kondisi Halte Transjakarta Cipulir. Ia mengapresiasi rampungnya perbaikan eskalator halte yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat.

"Alhamdulillah, eskalator Halte Transjakarta Cipulir sudah selesai diperbaiki. Semoga ini semakin meningkatkan kenyamanan dan pelayanan bagi pengguna Transjakarta," ungkapnya.

Rano menegaskan, Pemprov DKI terus mendorong perawatan fasilitas publik agar dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang sehingga mendukung mobilitas warga. (Asp)

Baca Artikel Asli