Senjata Api Milik Dirut BUMN Meletus di Bandara
Kamis, 20 April 2023 -
MerahPutih.com - Pistol yang dibawa Direktur Utama (Dirut) PT Berdikari (Badan Usaha Milik Negara—BUMN) berinisial H W menyalak di Bandara Sultan Hasanuddin, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Insiden itu terjadi di area konter check-in Citilink, Senin (17/4), membuat heboh hingga para penumpang berpencar-pencar.
Baca Juga:
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulawesi Selatan, Komisaris Besar Komang Suartana mengatakan senjata api meletus saat mau dikosongkan kemudian tanpa sengaja terjatuh.
“Saat mau diambil (Senpi) tanpa sengaja tertarik pelatuk senjatanya,” kata Komang, Rabu 19 April 2023.
Ia menjelaskan awalnya pemilik pistol berinisial HW tiba di area keberangkatan pukul 07.35 WITA. Kemudian pejabat itu dijemput oleh seorang perwakilan protokol inisial F menuju ke area counter check in. Selanjutnya F melaporkan ke maskapai Citilink Indonesia jika adanya senpi. Hasil interogasi, lanjut Komang, F ini sempat mengokang senpi tersebut.
Saat F ingin mengambil kartu senpi, tiba-tiba pistol itu terjatuh di lantai. Ketika senpi ini diambil, jari F tanpa sengaja menarik pelatuknya, sehingga menyebabkan letusan yang berisi peluru karet.
Baca Juga:
KPK Dikabarkan Amankan Belasan Senjata Api dari Rumah Dito Mahendra
“Akhirnya seorang protokoler F ini diarahkan langsung menuju posko oleh petugas Avsec Bandara untuk diamankan serta diambil keterangannya,” tutur dia.
Pada pukul 09.00 WITA, lanjut Komang, barang bukti pistol itu diserahterimakan dari pihak Avsec Bandara kepada anggota Polisi Sektor Bandara untuk dilakukan pemeriksaan dokumen.
Hasil pemeriksaan menyatakan dokumen senpi itu sesuai dengan nama pemiliknya yakni HW yang masa berlakunya sampai 28 April 2023.
Akibat kelalaian F karena melakukan kesalahan prosedur maka kenai sanksi administrasi berupa penyitaan pas bandara oleh pihak Angkasa Pura lalu diserahkan ke Otoritas Bandara Sultan Hasanuddin. (*)
Baca Juga:
Anton Gobay Mengaku Jual Senjata Api ke Penawar dengan Harga Tinggi