1,19 Juta Penumpang Sudah Datang dan Pergi Lewat Bandara Soetta Jelang Libur Nataru
Sejumlah calon penumpang penerbangan beraktivitas di area Terminal 1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten. (ANTARA/Azmi Samsul M)
MerahPutih.com - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus memastikan kelancaran layanan kebandarudaraan selama periode Nataru.
Sejak dimulainya periode posko Nataru, Bandara Soekarno-Hatta mengelola peningkatan mobilitas penumpang dan penerbangan melalui penguatan koordinasi operasional, kesiapan fasilitas, serta optimalisasi pelayanan di seluruh terminal.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mencatat pergerakan penumpang pesawat untuk keberangkatan dan ketibaan di bandara itu mencapai 1,19 juta orang selama periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
General Manager Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi mengatakan, 1,19 juta angka pergerakan penumpang ini terhitung sejak awal angkutan Nataru pada Senin (15/12) hingga Selasa (23/12) pekan ini.
"Kinerja trafik di Bandara Soekarno-Hatta khususnya tercatat ada 7.825 penerbangan atau melayani sekitar 1.191.000 penumpang dan relatif stabil dan terkendali di Angkasa Pura Indonesia," katanya.
Puncak arus mudik periode libur Natal terjadi pada Minggu (21/12) dengan realisasi pergerakan pesawat mencapai 1.158 penerbangan dan pergerakan penumpang mencapai 174.684 orang dalam sehari.
Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah menjelang akhir tahun yang puncaknya diprediksi terjadi pada 28 Desember 2025 dengan proyeksi 181.888 penumpang melalui 1.141 pesawat.
"Angka ini mencerminkan tingginya aktivitas penerbangan pada awal periode libur akhir tahun, seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat di Nataru," terangnya.
Di Terminal 3 menjadi area yang paling banyak melayani penumpang yang datang dan pergi dengan presentase 41 persen kemudian diikuti Terminal 2 sebanyak 36 persen dan untuk Terminal 1 sebesar 22 persen.
"Tingginya jumlah pergerakan penumpang tersebut disebabkan adanya layanan penerbangan internasional atau dari dan menuju luar negeri," ujarnya.
Sementara untuk Terminal 1 yang melayani penumpang domestik salah satu areanya tengah dilakukan revitalisasi pada Terminal 1A meskipun Terminal 1C telah beroperasi.
"Kalau dilihat dari data, pergerakan penumpang per hari rata-rata di atas 160.000 orang dan pergerakan pesawat di atas 1.100 flight yang tersebar di terminal 3, Terminal 2 dan Terminal 1," tuturnya.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Gubernur Dedi Bakal Stop Kucuran Dana ke Bandara Kertajati, PT Angkasa Pura Ingatkan Soal Perjanjian
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Lebih daripada 800 Ribu Orang Datang ke Jakarta setelah Libur Nataru, Datang Naik KA Jarak Jauh
Penjualan Tiket KAI saat Nataru 2025/2026 Tembus 4,17 Juta, ini 10 Stasiun Kereta Paling Favorit
Whoosh Angkut 362 Ribu Penumpang Selama Nataru, Keterlambatan Masih Terjadi
Angka Kecelakaan Nataru 2025 Turun, Komisi V Minta Strategi Disempurnakan untuk Mudik Lebaran 2026
Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Penumpang KAI Tembus 3,9 Juta Selama Periode Nataru 2026, KA Joglosemarkerto Relasi Solo-Semarang Jadi Primadona
Tarif MRT Jakarta Rp1 Berhasil Tarik 326.372 Pelanggan Saat Malam Tahun Baru, Blok M Hub Jadi Magnet Utama