Penting nih sebelum Buka Usaha, Mengenal 3 Tren Packaging di 2021
Kamis, 17 Juni 2021 -
SELAMA masa pandemi tahun lalu, banyak orang membuka usaha untuk menambah pendapatan. Fenomena ini juga membuat para pelaku usaha kemasan mengalami kenaikan permintaan, mengingat banyak orang memilih berbelanja secara daring daripada tatap muka. Peningkatan pemesanan kemasan diketahui mencapai 10 sampai 15 persen dibandingkan sebelum pandemi.
“Pandemi membuat banyak orang lebih hati-hati dalam memilih jenis kemasan terutama para pelaku usaha makanan. Mereka ingin para pelanggan tetap merasa aman dan nyaman saat memesan makanan di tempat mereka,” kata Director of Sales and R&D PT Prima Rotokemindo Arief Santoso, dalam acara via Zoom, Selasa (15/6).
Para pelaku usaha sudah mulai menyadari bahwa kemasan menjadi hal yang sangat penting, terutama saat pandemi seperti sekarang banyak orang lebih mementingkan kehigienisan makanan yang akan mereka konsumsi.
Menurut Arief, selama pandemi ini trend packaging pun berubah dan ada tiga hal yang paling banyak dicari para pelaku usaha saat membuat kemasan.
Baca juga:
1. Berorientasi pada kenyamanan dan kebersihan
Kemasan yang mudah dan aman menjadi salah satu tren kemasan yang paling banyak dipesan. Kalau kamu pesan makanan di ojek online, rata-rata penjual sudah menerapkan pemberian plastik tambahan dan segel kepada pembeli. Pola seperti ini sudah menjadi kebiasaan dan membungkus makanan ala kadarnya mulai berubah.
Kemasan yang seperti ini tentu lebih flexibel dan membuat pembeli merasa lebih aman ketika menerima makanan. Makanan jadi lebih mudah di desinfeksi, dibuka, dan dihangatkan.
2. Bisa digunakan kembali
Menurut Arief, kesadaran masyarakat mulai terbentuk terhadap lingkungan sehingga membuat pelaku usaha menggunakan kemasan yang reusable. Biasanya jenis kemasan ini cukup murah sehingga tidak perlu dikembalikan. Selain itu juga dapat digunakan berkali-kali untuk keperluan yang sama atau bisa digunakan untuk wadah lain.
“Kalau kita lihat kemasan produk air mineral yang menggunakan botol kaca dan botol plastik, pasti lebih mahal botol kaca. Siklus botol kaca jauh lebih lama dibandingkan botol plastik dan botol kaca bisa didaur ulang,” kata Arief.
Baca juga:
Packaging Hand Sanitizer Paling Praktis dan Trendi di Tengah Pandemi
3. Kemasan yang bisa didaur ulang
Selain bisa digunakan kembali, banyak dari jenis bahan packaging dapat didaur ulang untuk menjadi komoditas lain seperti bahan kemasan baru. Perlu diketahui bahwa plastik adalah salah satu bahan yang sangat bisa/mudah di daur ulang. Selama ini, plastik yang dikenal ‘merusak lingkungan’ ternyata memungkinkan untuk memiliki siklus pemakaian yang panjang jika diiringi dengan berkembangnya industri daur ulang sampah plastik. (and)
Baca juga: