MerahPutih.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengakui Koalisi Adil Makmur mengalami kesulitan dalam mengumpulkan dana untuk menghadapi pemilihan presiden 2019.
Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno disebut kekurangan '3 M', yakni Money, Media, dan Momentum. Sandi mengakui dari ketiga hal itu, yang paling berat memang soal uang atau Money.
"Kami akui sajalah, enggak usah terlalu (ditutupi) Prabowo-Sandi duafa. Prabowo-Sandi mengalami kesulitan untuk menghimpun dana-dana," kata Sandi, di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, Selasa (23/10).
Sebagai nonpetahana, kata Sandi, pihaknya kesulitan meyakinkan para pemodal untuk memberikan dukungan logistik. Sandi mengaku selama ini hanya menerima dukungan dari pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
"Alhamdulilah tapi sekarang kita terima dari yang UMKM kecil itu. (Mereka) mulai menaruh simpati ke Prabowo-Sandi. Mulai dari Rp 10 juta itu sangat membantu kita. Money memang kita sulit," jelas dia.
Sandi juga mengeluh soal minimnya dukungan media. Di lingkungan Prabowo-Sandi memang tak ada media yang secara terang-terangan mendukung dan meliput semua kegiatan mereka.
"Media seperti kita ketahui, ketua tim Erick di sana, sudah gitu banyak pemilik media yang sudah menyatakan preferensi-nya, malah ada media yang sudah tidak pernah meng-cover kita lagi, sudah terbuka saja. Media kita enggak punya, betul itu," ungkap dia.
Namun, lanjut Sandi, kubunya kini memanfaatkan jejaring media sosial untuk mengimbangi minimnya media cetak maupun elektronik yang memberi dukungan kepada pasangan yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, Demkkrat dan Berkarya ini.
"Itu salah satunya cara kita untuk mengimbangi yang media ini, ada media sosial. Nah Media sosial ini yang menjadi harapan kita untuk mengimbangi media mainstream," ucapnya.
Meski kalah di Money dan Media, namun mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini meyakini soal momentum justru pihaknya yang diuntungkan.
"Momentum justru terbalik. Justru momentum ada di kita. Karena yang kita rasakan di masyarakat itu antusiasmenya luar biasa dan ini mulai ada efek bola salju. Karena keadaan dilapangan itu mulai berbalik. Dan momentum itu ada di kita," pungkasnya. (Pon)