Sandiaga Blak-blakan Masalah Koalisinya Paling Berat Duit

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 23 Oktober 2018
Sandiaga Blak-blakan Masalah Koalisinya Paling Berat Duit

Cawapres nomor 02 Sandiaga Uno. Foto: @sandiuno

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengakui Koalisi Adil Makmur mengalami kesulitan dalam mengumpulkan dana untuk menghadapi pemilihan presiden 2019.

Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno disebut kekurangan '3 M', yakni Money, Media, dan Momentum. Sandi mengakui dari ketiga hal itu, yang paling berat memang soal uang atau Money.

"Kami akui sajalah, enggak usah terlalu (ditutupi) Prabowo-Sandi duafa. Prabowo-Sandi mengalami kesulitan untuk menghimpun dana-dana," kata Sandi, di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, Selasa (23/10).

Sebagai nonpetahana, kata Sandi, pihaknya kesulitan meyakinkan para pemodal untuk memberikan dukungan logistik. Sandi mengaku selama ini hanya menerima dukungan dari pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Alhamdulilah tapi sekarang kita terima dari yang UMKM kecil itu. (Mereka) mulai menaruh simpati ke Prabowo-Sandi. Mulai dari Rp 10 juta itu sangat membantu kita. Money memang kita sulit," jelas dia.

Pasangan Prabowo-Sandi
Pasangan Prabowo-Sandi saat Deklarasi Kampanye Damai di Monas, Jakarta, Minggu (23/9) (Foto: Twitter @fadlizon)

Sandi juga mengeluh soal minimnya dukungan media. Di lingkungan Prabowo-Sandi memang tak ada media yang secara terang-terangan mendukung dan meliput semua kegiatan mereka.

"Media seperti kita ketahui, ketua tim Erick di sana, sudah gitu banyak pemilik media yang sudah menyatakan preferensi-nya, malah ada media yang sudah tidak pernah meng-cover kita lagi, sudah terbuka saja. Media kita enggak punya, betul itu," ungkap dia.

Namun, lanjut Sandi, kubunya kini memanfaatkan jejaring media sosial untuk mengimbangi minimnya media cetak maupun elektronik yang memberi dukungan kepada pasangan yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, Demkkrat dan Berkarya ini.

Cawapres Sandiaga Uno dan Zulkifli Hasan. Foto: @sandiuno

"Itu salah satunya cara kita untuk mengimbangi yang media ini, ada media sosial. Nah Media sosial ini yang menjadi harapan kita untuk mengimbangi media mainstream," ucapnya.

Meski kalah di Money dan Media, namun mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini meyakini soal momentum justru pihaknya yang diuntungkan.

"Momentum justru terbalik. Justru momentum ada di kita. Karena yang kita rasakan di masyarakat itu antusiasmenya luar biasa dan ini mulai ada efek bola salju. Karena keadaan dilapangan itu mulai berbalik. Dan momentum itu ada di kita," pungkasnya. (Pon)

#Sandiaga Uno #Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) buka suara alasan absen saat dicari Presiden Prabowo. KDM mengaku fokus memimpin pemadaman karhutla Gunung Ciremai.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk program Satu Orang Satu Rekening. Simak target dan kriteria penerimanya.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Indonesia
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Cek hasil survei kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran terbaru dari Voxpol Center. Mayoritas publik, sekitar 63,3 persen, yakin mereka mampu memimpin dan atasi masalah negara!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Indonesia
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan politik persatuan nasional dan mengajak seluruh elemen bangsa menjaga keberagaman serta mengutamakan kesejahteraan rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Indonesia
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Presiden Prabowo Subianto tegaskan Indonesia tak gentar hadapi tekanan indeks MSCI terkait dinamika pasar modal. Cek 3 alasan MSCI soroti bursa saham RI di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Berita Foto
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Relawan 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti (tengah) menyampaikan pandangan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Indonesia
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Incar Bansos Tepat Sasaran
Presiden RI, Prabowo Subianto, akan meluncurkan Perlinsos Digital pada 10 November 2026. Bansos diharapkan tepat sasaran.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Incar Bansos Tepat Sasaran
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Pengamat kini mempertanyakan kepercayaan publik terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Indonesia
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot
Evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi momentum terhadap dampak kebijakan ekonomi.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot
Bagikan