Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Rusun Asrama Militer Jadi Klaster COVID-19, Pemkot Solo Suplai Logistik

Zulfikar Sy - Minggu, 11 Oktober 2020

MerahPutih.com - Satgas Penanganan COVID-19 Kota Solo menemukan klaster penularan COVID-19 di Rumah Susun (Rusun) Asrama Militer (Asmil), Banjarsari.

Total ada delapan penghuni rusun asmil yang terkonfirmasi COVID-19 dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno Solo. Sementara puluhan orang lainnya yang kontak erat dengan pasien COVID-19 telah dilakukan swab dan harus menjalani karantina 14 hari.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kodim 0735/Solo setelah mendapatkan kabar dari Satgas ada delapan penghuni rusun asmil terpapar COVID-19. Koordinasi tersebut berkaitan dengan penanganan mulai dari perawatan delapan pasien di RSUD Bung Karno, tracking, hingga tes swab.

Baca Juga:

Demo UU Cipta Kerja di Masa PSBB, DPRD DKI Sebut bakal Timbul Klaster Baru Corona

"Ada sejumlah orang dilakukan tes swab mulai Jumat kemarin. Kemungkinan hasil tes swab keluar besok Senin," kata Rudy, Minggu (11/10)

Selama hasil tes swab belum keluar, kata dia, penghuni harus jalani isolasi mandiri. Jika ada yang hasilnya positif, akan dirawat di RSUD Bung Karno. Sementara sisanya harus jalani isolasi mandiri.

 Petugas melakukan penyemprotan disinfektan di Rumah Susun (Rusun) Asrama Militer (Asmil), Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Minggu (11/10). (MP/Ismail)
Petugas melakukan penyemprotan disinfektan di Rumah Susun (Rusun) Asrama Militer (Asmil), Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Minggu (11/10). (MP/Ismail)

"Selama penghuni jalani karantina mandiri kami berikan logistik supaya tidak keluar Rusun Asmil. Logistik berupa makanan dan dibantu dokter untuk melakukan pemantauan kesehatan," tutur dia.

Ia menambahkan, Rusun Asmil juga sudah dilakukan penyemprotan disinfektan.

Baca Juga:

Anies Khawatir Muncul Klaster Baru COVID-19 Usai Demo Tolak UU Ciptaker

Komandan Kodim (Dandim) 0735/Solo Letkol (Inf) Wiyata Sempana Aji mengatakan, total ada 70 orang yang telah dilakukan tes swab. Dari jumlah tersebut, 35 orang di antaranya penghuni rusun asmil. Sejuah ini hasil tes swab belum keluar.

"Kami sudah terapkan SOP protokol kesehatan pada semua anggota dan rusun asmil. Namun, karena setiap hari mereka bertugas di lapangan bertemu banyak orang, kita tidak pernah tahu bisa sampai tertular COVID-19," tutup Wiyata. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Demo Solo Raya Menggugat Ricuh, Truk Satpol PP Dibakar

Baca Artikel Asli