MerahPutih Keuangan - Nilai tukar rupiah hari ini ditutup melemah 122 poin (0,91 persen) di level Rp13.540 per dollar AS. Namun, masyarakat diminta tidak panik, pelemahan rupiah hari ini masih wajar.
Head of Research Korindo Securities Reza Priyambadha menjelaskan rupiah belum bisa membangkitkan kepercayaan kepada para pelaku pasar.
"Kita bisa melihat saat ini ekonomi AS belum menunjukkan sepenuhnya kuat. Indeks pasar spot trennya masih turun belum menunjukkan positif. Ketika Indeks USD turun maka nilai tukar mengalami penguatan," kata Reza saat dihubungi merahputih.com, Jumat (16/10).
Selama seminggu ini rupiah menunjukkan tren positif, sebelumnya sempat mengalami kedodoran hingga terperosok ke Rp14.800 per dollar AS. Namun, setelah paket kebijakan dirilis, rupiah mengalami penguatan sekitar 1.000 poin.
"Pergerakan rupiah selama seminggu belakangan ini sudah menunjukkan pergerakan yang sangat bagus," katanya.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan peningkatan lebih dari 10 persen.
"Jadi melihat penurunan angka pada indeks hari ini tidak perlu dikhawatirkan, karena ini masih batas sewajarnya," tuturnya. (Abi)
BACA JUGA:
- Akhir Pekan Rupiah Loyo
- IHSG Naik 27,18 Poin ke 4.534
- Rupiah Melemah ke Rp13.532 per Dolar AS
- Harga Emas Turun ke Rp563.000 per Gram
- Harga Minyak Capai Level Terendah dalam Dua Minggu