Rombongan Pegawai Kemenpora Gelar Gathering Saat Tsunami Selat Sunda, Satu Meninggal

Minggu, 23 Desember 2018 - Thomas Kukuh

MerahPutih.com - Puluhan Pegawai Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tengah menggelar acara gathering saat terjadi gelombang tsunami yang menerjang kawasan Selat Sunda pada Sabtu malam (22/12).

“Jumlah rombongannya 50 orang. Satu orang meninggal dan beberapa orang mengalami cedera," kata Sesmenpora Gatot S Dewa Broto dalam keterangamnya di Jakarta, Minggu seperti dilansir Antara.

Menurut dia, salah satu pegawai yang menjadi korban luka-luka adalah Kepala Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan Kesehatan Olahraga Nasional (PP-ITKON) Kemenpora Edi Nurinda. "Sedangkan yang meninggal adalah anaknya Pak Wahyudi," kata Gatot menambahkan.

Siaran pers terkini dari Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB) menyatakan dampak tsunami dan gelombang tinggi yang menerjang pantai di Selat Sunda, khususya di daerah Pandenglang, Lampung Selatan dan Serang menyebabkan 43 orang meninggal dunia.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan data sementara hingga Minggu pukul 07.00 WIB menunjukkan tsunami dan gelombang tinggi telah menyebabkan 43 orang meninggal dunia, 584 orang luka-luka dan dua orang hilang.

BNPB menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar pantai saat ini. BMKG dan Badan Geologi masih melakukan kajian untuk memastikan penyebab tsunami dan kemungkinan susulannya. (*).

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan