MerahPutih.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengeluarkan regulasi baru pada lanjutan Liga 1 2020 yang akan dimulai pada Kamis (1/10). Salah satu regulasi itu adalah suporter yang datang ke stadion bisa menyebabkan klub kalah.
Hukuman tegas ini akan diberlakukan agar klub bisa menjaga agar pertandingan tidak dihadiri penonton. Larangan kehadiran suporter merupakan salah satu syarat yang harus ditaati PSSI dan PT LIB sebagai antisipasi penyebaran COVID-19.
Baca Juga
Hasil Managers Meeting: PT LIB dengan 18 Klub Sepakat dalam Semua Hal Lanjutan Liga 1 2020
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar menyatakan, timnya bisa dinyatakan kalah setelah diketahui ada kerumunan suporter di luar stadion meskipun Maung Bandung menang.
"Misalnya saat Persib melawan Arema. Jika Persib tuan rumah dan di luar (Stadion) banyak bergerombol Bobotoh, lalu ditegur tidak bisa bubar, maka walaupun kita (Persib) menang akan dianggap kalah," ujarnya di Bandung, Selasa (22/9)
Ia pun menaruh harapan besar kepada suporter fanatik timnya, Bobotoh untuk tidak memaksakan ke Stadion menyaksikan pertandingan langsung tim kesayangannya. Tak hanya saat kandang, namun juga saat melakoni laga tandang.
"Dan kalau imbang, kita tetap saja kalah," harap Umuh
Menurut Umuh, aturan itu sudah ditetapkan dan disetujui seluruh klub. Sehingga Umuh berharap Bobotoh untuk mengikuti aturan, agar Persib tidak terkena sanksi yang merugikan.
Baca Juga
Carlos Carvalho, Pelatih Anyar Arema FC yang Seumur Jagung di Liga Vietnam
"Kalau ada yang bandel, tim yang dapat hukuman. Sekarang bukan di kurangi poin, tapi dianggap kalah. Mudah-mudahan kepada semua Bobotoh sayanglah kepada Persib, kalau sudah tidak pandemi kita bebas lagi nonton tidak masalah," pungkasnya. (Bolaskor)