MerahPutih Politik - Pengamat Hukum Tata Negara, Refly Harun menilai posisi presiden menteri saat ini seharusnya mampu memperkuat posisi Presiden agar lebih solid. Selain itu, Jokowi harus mampu menempatkan posisi para menteri sesuai dengan profesi dan passion mereka.
"Presiden bukanlah sosok superman. Presiden juga memiliki konsen tersendiri yang menjadi bidang keahliannya. Misalkan Jokowi yang konsen dalam sektor ekonomi dan bisnis perlu menteri yang ahli dalam bidang lain," tutur Refly saat diskusi Reshuffle Jilid II di Tomang, Jakarta Barat, Rabu (4/11).
Menurut Refly, misalnya dalam bidang hukum. Jokowi perlu menteri yang bisa menyongsong reformasi hukum yang berkeadilan. Sayangnya, yang ada saat ini malah menjatuhkan Jokowi dengan melemahkan KPK dan menjerat para akademisi muda untuk minta terobosan.
"Maka memang konsep the right person in the right place menjadi landasan. Jika the right person in the wrong place maka ia tidak bisa berbuat apa apa. Celakanya, saat ini juga banyak the wrong person sehingga tidak pas ditempatkan di sektor manapun," ujar
Refly menilai Jokowi harus bisa menyelerasakan visi misinya dengan memposisikan orang yang tepat dan bebas kepentingan. Hal ini menjadi penting untuk membawa perubahan bagi Indonesia.(abi)
Baca Juga: