MerahPutih.com - Banyak kursi jabatan kelurahan dan kecamatan di DKI Jakarta tak terisi. Tak tanggung-tanggung, ada ratusan jabatan kosong tersebut.
"Jabatan itu tidak hanya lurah, camat saja. Artinya, perangkat kecamatan, kelurahan sampai kota, (jumlahnya) sampai ratusan," ujar Asisten Pemerintahan Pemprov DKI Jakarta Sigit Wijatmoko di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (24/5).
Sigit menyampaikan, kekosongan ini disebabkan oleh berbagai faktor di antaranya pejabat pensiun atau meninggal dunia.
Baca Juga:
Pemprov DKI Buka 11 Tempat Baru Uji Emisi Motor, Ini Lokasinya
Mantan Wali Kota Jakarta Timur ini menyebut, kekosongan ratusan jabaran ini sudah berlangsung lama.
Sigit mengungkapkan, sebenarnya proses pencarian kandidat atau seleksi jabatan kosong itu sudah dilaksanakan sejak lama. Tepatnya sejak Saefullah masih menjabat Sekertaris Daerah (Sekda) DKI.
"Ini memang akumulasi dari proses. Bisa dibayangkan, kekosongan ini dari zaman Pak Sekda Saefullah," ujarnya.
Proses ini pun sempat terhambat akibat pergantian pejabat struktural di tubuh Pemprov DKI. Sehingga ratusan sosok yang sebelumnya menjadi kandidat pengisi kekosongan itu pun harus dievaluasi kembali.
"Kami harus review ulang semua (kandidat) yang sudah diselenggarakan. Itu juga tentu butuh waktu untuk kita semua," tuturnya.
Baca Juga:
Walau demikian, mantan Wakil Kepala Dinas Perhubungan ini menerangkan, kekosongan jabatan tersebut bakal segera diisi dalam waktu dekat ini.
"Artinya aparat yang kosong jabatan di beberapa wilayah ini bisa segera dituntaskan," pungkasnya. (Asp)
Baca Juga: